BALIKPAPAN,Swarakaltim.com. Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memasuki masa purna tugas. Di balik pelepasan para abdi negara tersebut, Pemkot Balikpapan menilai momen ini menjadi bagian penting dari regenerasi birokrasi agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, mengatakan setiap bulan rata-rata terdapat 15 hingga 20 ASN yang memasuki masa pensiun, baik dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun kalangan tenaga pendidik. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk segera mengisi jabatan yang ditinggalkan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Setiap bulan ada sekitar 15 sampai 20 ASN yang memasuki masa purna tugas. Ini menjadi tantangan bagi BKPSDM untuk menyiapkan pengisian jabatan, karena posisi yang kosong tidak boleh menghambat pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bagus, saat menghadiri penyerahan kenaikan pangkat pengabdian dan pemberian hak pensiun bagi ASN, di Auditorium Balai Kota Balikpapan, pada Jumat (17/7/2026).
Ia menjelaskan, kekosongan jabatan akan diisi melalui mekanisme promosi dan jenjang karier ASN yang memenuhi persyaratan, sehingga regenerasi aparatur dapat berjalan secara berkesinambungan.
Dalam kesempatan itu, Bagus juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh ASN yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya. Menurutnya, dedikasi para pegawai selama puluhan tahun telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kota Balikpapan.
“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh ASN yang memasuki masa purna tugas. Pengabdian yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam kemajuan pembangunan daerah,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Balikpapan memberikan kenaikan pangkat pengabdian dan hak pensiun kepada para ASN yang telah memasuki masa purna tugas.
Bagus berharap para pensiunan tetap sehat, produktif, dan terus berkontribusi bagi masyarakat melalui pengalaman, pemikiran, serta keteladanan yang dimiliki.
Ia juga mengingatkan ASN yang masih aktif agar menjadikan momen purna tugas sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian. Menurutnya, birokrasi membutuhkan aparatur yang profesional, disiplin, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki integritas tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Negara membutuhkan ASN yang mampu bekerja cepat, melayani dengan hati, dan memiliki integritas yang kuat. Setiap pengabdian yang dilakukan dengan tulus akan selalu dikenang dan dihargai,” terangnya.(Adv Diskominfo Balikpapan)