SANGATTA, Swarakaltim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur bersama PT Kaltim Prima Coal (KPC) kembali menghadirkan layanan penerbangan terbatas untuk masyarakat umum pada rute Tanjung Bara (Sangatta)–Balikpapan pulang pergi (PP). Layanan ini diharapkan menjadi alternatif transportasi yang lebih cepat dan efisien, terutama bagi kalangan pebisnis maupun masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, Masrianto Suriansyah, mengatakan pada tahap awal penerbangan akan dijadwalkan beroperasi dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Kamis. Frekuensi penerbangan tersebut akan dievaluasi sesuai perkembangan tingkat keterisian penumpang.
“Pada tahap awal penerbangan dilaksanakan setiap Selasa dan Kamis. Jika animo masyarakat dan prospeknya bagus, tentu akan kami evaluasi untuk kemungkinan penambahan jadwal,” ujarnya.
Masrianto menjelaskan, waktu tempuh penerbangan dari Tanjung Bara menuju Balikpapan hanya sekitar satu jam. Layanan ini akan menggunakan pesawat baling-baling bermesin ganda berkapasitas sekitar 16 penumpang, seperti DHC-6 Twin Otter, CASA 212, maupun pesawat sejenis Pegasus. Karena menggunakan pesawat berukuran kecil, kapasitas penumpang pada setiap penerbangan juga terbatas.
Menurutnya, dibukanya kembali rute penerbangan tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat, khususnya para pelaku usaha yang membutuhkan moda transportasi dengan waktu tempuh singkat dan jadwal yang lebih pasti.
Ia menjelaskan, perjalanan darat dari Balikpapan menuju Sangatta membutuhkan waktu sekitar lima jam, sedangkan dari Samarinda sekitar empat jam. Waktu tersebut masih dapat bertambah apabila terjadi kemacetan atau kendala di perjalanan. Dengan adanya layanan penerbangan, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih efektif dan efisien.
Untuk memperoleh tiket, calon penumpang dapat melakukan pemesanan langsung di Kantor Dinas Perhubungan Kutim di kawasan Bukit Pelangi atau menghubungi contact person di nomor 0813-5675-859.
Bagi penumpang yang berangkat dari Sangatta, proses check-in dilakukan terlebih dahulu di Kantor Dishub Kutim. Selanjutnya, penumpang akan diantar menuju Bandara Tanjung Bara yang berada di kawasan terbatas. Sementara itu, penumpang yang berangkat dari Balikpapan dapat langsung melakukan proses check-in di konter bandara.
Masrianto menambahkan, skema pelayanan penerbangan seperti ini sebenarnya bukan hal baru. Layanan serupa pernah dioperasikan beberapa tahun lalu dan kembali dihadirkan sebagai upaya meningkatkan konektivitas serta memberikan pilihan transportasi yang lebih cepat bagi masyarakat Kutai Timur. (fan)