Boni-Juan Komitmen 2 Periode Pilkada Mendatang

Juan: Kami Sepakat Menyelesaikan Target Pembangunan Infrastruktur

MAHAKAM ULU, Swara Kaltim – Pasangan petahana Bonifasius Belawan Geh dan Y Juan Jenau kembali maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 mendatang.

Hal itu dibuktikan saat PDI Perjuangan secara serentak, membuka penjaringan bakal calon kepala daerah dan bakal calon wakil kepala daerah pekan lalu. Mereka memilih kembali tetap berpasangan dalam pilkada itu ketika keduanya datang mendaftar di DPC PDI Perjuangan Mahulu.

“Kita mengikuti proses pendaftaran yang dibuka serentak PDI Perjuangan. Sebagai kader PDIP, saya sudah mendaftar. Numun mendaftarnya bersama Bonifasius Belawan Geh. Kita komitmen 2 periode. Kami akan tuntaskan itu. Makanya, kami ingin maju lagi untuk menyelesaikan target pembangunan infrastruktur,” ungkap Juan saat ditanya wartawan Senin (23/9/2019).

Ia mengungkapkan, sebenarnya dirinya berpeluang maju sebagai bupati dan menjadi saingan Boni dalam pilkada tahun mendatang. Namun, setelah keduanya melakukan pertemuan internal dan bermusyawarah bersama. Sehingga keduanya menyatakan Boni-Juan tetap bersatu.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Mahulu ini, ketika Boni-Juan berpasangan lagi. Keduanya bisa melanjutkan program lima tahun yang terhimpun dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah, demi kesejahteraan dan pembangunan secara merata bagi masyarakat mahulu.

“Secara berpasang pasangan banyak juga yang telah mendaftar. Namun setelah diseleksi oleh DPC PDIP Mahulu, kita hanya bisa menyerahkan dua nama pasang calon ke DPD PDIP Provinsi Kaltim yang akan dikirim ke PDI Perjuang di Jakarta. Tinggal nunggu SK nya aja untuk mendaftar di KPU yang direncanakan pada April 2020 mendatang,” jelas Juan.

Juan menegaskan, dua nama calon yang telah dikirim ke DPD PDIP Provinsi Kaltim, yang pertama pasangan Boni-Juan dan kedua nama calon pendampingnya yang juga telah dikirim secara serentak dari daftar nama nama calon kepala daerah seluruh kabupaten/kota menuju DPD PDI Perjuangan pada 23 September kemarin di Jakarta.

“Proses ini tinggal menunggu putusan dari DPP PDIP Provinsi. Tetapi kedepannya prediksi saya hanya ada dua pasang calon bupati dan wakil bupati pada pilkada mendatang. Apakah saya dengan Boni masih bersatu atau kami berdua berpasangan masing masing, namun ini hanya prediksi politik sesuai analisa saya,” imbuh Juan sembari tersenyum.

Disinggung selain mendaftarkan diri ke DPC PDI Perjuangan, apa juga telah mendaftar ke Parpol lainnya di Mahulu. Dengan senyuman, Juan menuturkan bahwa dirinya masih menunggu hasil dari DPP PDI Perjuang di Jakarta.

“Bila hasilnya telah keluar kita akan merangkul partai lain. Karena saat ini hanya PDI Perjuangan yang pertama membukan penjaringan bakal calon kepala daerah dan bakal calon wakil kepala daerah untuk Pilkada 2020-2024 mendatang,” pungkas Juan.

Penulis: Alfian

Editor: Redaksi

Bagikan:

Related posts