Kubar Krisis Anti Septik, Warga Kewalahan Cari Masker dan Hand Sanitizer

KUTAI BARAT, Swarakaltim.com – Setelah Gubernur Kaltim Isran Noor melakukan konferensi pers malam tadi Rabu (18/3/2020) ke awak media terkait hasil positif satu orang warga Kota Samarinda suspect virus corona atau corona virus disease (Covid-19).

Hal itu membawa masyarakat Kutai Barat menuju ke pusat perlengkapan alat medis dan toko perlengkapan anti septik hand sanitezer di Ibu Kota Sendawar memburu masker dan perlengkapan medis lainnya, Kamis (19/3/2020).

Pantaun Swarakaltim.com, sejak pagi pukul 8:30 Wita, para penjual atau pemilik toko terlihat kewalahan melayani para pengunjung yang sebagian besar memburu masker dan hand sanitizer.

Sehingga alat perlengkapan medis/anti septik, habis diburu pengunjung diwilayah Barong Tongkok dan Melak.

“Sejak jam 12 siang tadi sudah habis mas. Pokoknya masker dan hand sanitizer di borong pengunjung. Kebanyakan yang beli itu berpakaian dinas Pemkab Kubar,” ungkap Rusli salah satu pemilik toko anti septik di Barong Tongkok.

Dikonfirmasi terpisah, Sardiansyah salah satu warga Barong Tongkok kesulitan mencari masker dan sanitizer maupun alkohol serta perlengkapan medis lainnya.

“Saya sudah keliling ke semua toko dan pasar yang nerada di Barong Tongkok dan Melak. Namun tak ditemukan satupun toko yang menjual masker dan sanitizer buat tangan. Kata penjualnya, sudah habis diborong oleh orang kantor pemerintah,” sebutnya.

Senada dikatakan Febriawan warga Melak, dirinya sempat kesulitan membeli masker dan hand sanitizer karena sejumlah toko sudah kehabisan stok.

“Sudah pada habis dan tak ada satupun toko amupun apotek yang menjual. Oleh sebab itu, kita sangat mengharapkan peran pemerintah untuk segera menangapi krisisnya anti septik seperti yang dianjurkan agar steril dari virus corona,” pungkasnya.

Penulis : Alfian

Editor : Redaksi (SK)

Loading