Bupati Berau Tinjau Kondisi ABK Kapal Yang Meledak

Caption: Bentuk perhatian Bupati Berau meninjau ABK kapal yang berada di RS Abdul Rivai

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Kapal bermuatan tabung Gas LPG 3 kg sebanyak 1.100 buah dengan tujuan Pulau Maratua, Kecamatan Maratua, Berau,  dikabarkan meledak sekitar pukul 04.00 WITA dini hari, di Sungai Kelay, Sabtu (8/8/2020).

Dari informasi yang didapat, 10 orang mengalami luka. Dan saat ini sedang berada di RSUD Abdul Rivai guna mendapat perawatan medis. Sementara itu, Bupati Berau, Muharram yang mendapat kabar, bergegas mengunjungi rumah sakit plat merah tersebut, guna memastikan kondisi korban.

Saat dikonfirmasi oleh awak media di Ruang Bugenvile dimana korban dirawat, Muharram mengatakan, kondisi korban dinilai cukup parah. “Kakinya ada yang terbakar, selain itu, ada yang muka lebam. Tapi secara umum, saya melihat masih dapat diobati dan dapat pulih kembali,” terangnya.

Sebab, dari kesekian korban tidak ada yang kena luka bakar di sekitar area yang vital. “Memang ada yang di kepala, intinya tidak terlalu parah. Mudah-mudahan dengan kondisi perawatan yang cepat, mereka bisa pulih kembali,” lanjutnya.

Namun demikian, agar kejadian naas itu tidak terulang kembali, dirinya mengingatkan agar pemilik-pemilik kapal tidak sembarangan dan waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan musibah yang akan terjadi. “Termasuk yang saya lihat ini karena kapalnya bawa tabung Gas, boleh jadi itu yang menjadi sumber ledakan,” ungkapnya.

Terkait dengan dugaan sementara mesin bermasalah, dirinya menyebutkan kemungkinan mesin hidup saat pukul 04.00 Wita, sehingga menyebabkan tabung Gas 3 Kg meledak. Sementara ini, ia belum dapat memberi banyak komentar. Lantaran, pihak aparat keamanan masih dalam tahap penyelidikan.

Untuk itu, sebelum meninggalkan rumah sakit plat merah, dirinya sempat memberi santunan kepada korban guna meringankan musibah yang dialami. Sementara itu, salah satu korban yang sempat di tanya oleh awak media meyebutkan kapal tersebut merupakan milik Edy. “Iya kapal itu milik pak Edy, dan saya hanya ABK,” ujarnya.

Namun dirinya, belum dapat memberi keterangan yang jelas terkait dengan kronologi kejadian. Lantaran secara tiba-tiba si jago merah lantas melahap kapal. Selain itu, kondisi korban yang masih trauma dan pusing, sehingga keterangan lebih lanjut bakal diberikan saat korban sudah membaik. (Nht)

Penulis : NHT

Editor   : Redaksi (SK)

Bagikan:

Related posts