2.883 Warga SPD Terima Bantuan Beras Pasca Banjir

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Warga Kelurahan Sungai Pinang Dalam (SPD) Kecamatan Sungai Pinang mendapat bantuan beras pasca bencana banjir. Bantuan ini diserahkan Wakil Walikota Samarinda M Barkati didampingi Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mohammad Saleh kepada perwakilan korban banjir di aula Kantor Kelurahan SPD, Rabu (19/08/2020).
 
“Pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap warganya yang terkena musibah bencana banjir,” ujar Barkati.

Mengapa datangnya telat memberikan bantuan ini disebutkan Barkati karena prosesnya panjang, dan ini merupakan bantuan dari pemerintah provinsi Kaltim. Ia berharap, bantuan tersebut bisa mengurangi beban warga yang terkena musibah banjir.

Orang nomor dua di Kota Samarinda ini juga menyampaikan agar masyarakat tidak termakan berita hoax, seperti isu oknum satpol PP menarik uang denda bagi warga yang tidak menggunakan masker.
 
“Itu tidak benar, saat ini tidak ada sanksi berupa denda 250 ribu, kalau ada orang yang mengaku sebagai anggota satpol dan meminta uang gara-gara kita tidak memakai masker, katakan aja uangnya ambil dengan saya (Barkati),” tegasnya.
 
Di lain pihak, Camat Sungai Pinang Siti Hasanah menambahkan ada 4 titik lokasi yang dibantu dalam pasca banjir ini yakni Kelurahan Temindung Permai, Gunung Lingai, Bandara, dan SPD.
 
“Bantuan ini berbeda-beda di setiap titik banjir ini, dan paling banyak dan terdalam pada banjir di bulan Juni waktu itu yakni di Kelurahan Temindung Permai,” imbuhnya.
 
Untuk satu orang warga dihitung sesuai dengan peraturan pemerintah, yakni perorang dalam satu hari 0,5 kg dikali selama seminggu, dan perorang diberikan bantuan sembako beras sebanyak 3,5 kg.
 
“Saya menghimbau kepada masyarakat khususnya di lingkungan Kecamatan Sungai Pinang, mari kita menjaga kesehatan dan mengikuti protokol kesehatan agar terhindar dari bahaya wabah corona ini, sesuai dengan Perwali Nomor 38 tahun 2020 yakni setiap warga yang keluar rumah wajib menggunakan masker, jangan lupa mencuci tangan dan jaga jarak serta menjaga kebersihan lingkungan kita,” terangnya.
 
Sementara Lurah SPD Hadriansyah melaporkan bantuan terdiri dari bantuan Pemerintah Kota Samarinda dan Provinsi Kalimantan Timur kepada 2.883 jiwa di 17 RT.
 
Bantuan Pemerintah Kota Samarinda berjumlah 408 kg, dalam kemasan 3,5 kg sebanyak 60 bungkus dan 1,75 kg 113 bungkus, total keseluruhan berjumlah 407,75 kg.
 
“Sedangkan bantuan dari Provinsi Kaltim berjumlah 5.045,25 kg, dalam kemasan 3,5 kg sebanyak 800 bungkus dan 1,75 kg berjumlah 1.283 bungkus,” terang Hadriansyah.
 
Sebenarnya sebutnya ada 25 RT yang terkena dampak banjir tersebut, dan yang terdata di mereka hanya 17 RT, namun nanti segera mengusulkan ke Dinas Ketahanan Pangan Kota Samarinda untuk memenuhi kekurangan RT yang belum sempat disetorkan waktu itu.
 
“Hal ini sudah saya sampaikan langsung ke Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mohammad Saleh, dan beliau menunggu data kekurangan tersebut,” ujarnya.
 
Mengingat hari libur nasional, Hadriansyah sudah berpesan kepada seluruh RT di lingkungan Kelurahan SPD agar bisa memberikan bantuan ini sesuai data yang telah di terima oleh pihak kelurahan.
 
“Untuk hari ini penyerahan secara simbolis ada enam orang perwakilan untuk menerima sembako pasca banjir ini, dan selanjutnya nanti kami aturkan dengan pihak Ketua RT masing – masing yang terdampak banjir,” pungkasnya. (*/ai/dho)

Bagikan:

Related posts