Usai Pelantikan HMPI Korwil Kaltim, Kadisdikbud Buka Diskusi Publik Soal IKN

Kadisdikbud Kaltim H. Anwar Sanusi, S.Pd, M.Pd saat memberikan kata sambutan dalam kegiatan Pelantikan HMPI Korwil Kaltim, Sabtu (17/4/2021).

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Pasca Sarjana Indonesia (HMPI) Koordinator Wilayah (Korwil) Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2021-2023 telah resmi dilantik Dewan Pendamping HMPI Korwil Kaltim H Muslimin, SE, M.Si yang diamanatkan oleh DPP HMPI, di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, Sabtu, (17/4/2021).

Usai pelantikan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kaltim H Anwar Sanusi S.Pd, M.Pd membuka secara resmi diskusi publik soal Ibu Kota Negara (IKN).

Dalam sambutannya, Anwar menjelaskan kehadirannya mewakili dari pemerintah provinsi Kaltim dan sekaligus diamanatkan membuka kegiatan diskusi publik ini yang digelar Pengurus HMPI Korwil Kaltim.

“Pak Wakil Gubernur Kaltim, tidak bisa hadir karena ada kegiatan yang tidak bisa di tinggalkan, untuk itu saya mewakili untuk memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara kegiatan diskusi publik soal IKN ini,” lanjutnya

Ia mengatakan dengan adanya kepengurusan ini merupakan asset Kaltim yang bisa bersinergi dalam membangun Kaltim untuk lebih baik lagi, guna menyambut Kaltim sebagai IKN nantinya.

“Harapan saya mereka ini bisa berkontribusi secara aktif, dan dapat memberikan masukan untuk pemerintah Kaltim maupun pusat, dalam rangka pembangunan IKN ini,” tuturnya.

Menurutnya pembangunan IKN mulai berjalan dengan adanya jembatan Hambalang, bendungan dan lainnya sudah dikerjakan, bahkan para menteri telah berkunjung dan melihat secara langsung pembangunan dalam menyambut IKN yang baru ini.

Ia menegaskan dengan adanya hal tersebut, para mahasiswa yang saat ini telah dilantik wajib hukumnya untuk memonitor akan kebenaran Kaltim terpilih jadi IKN.

“Maka dari itu, persiapan dalam menyambut IKN ini yakni peningkatan kualitas pendidikan sangat diperlukan, agar Kaltim memiliki SDM yang siap untuk bersaing dalam membangun Kaltim nantinya,” paparnya.

Dikatakannya pemerintah provinsi Kaltim saat ini sudah mengarah peningkatan keterampilan dengan bersertifikat.

“Khususnya pelajar SMK sudah diberikan sertifikasi oleh Gubernur Kaltim dengan gratis, dan untuk sertifikat pelayaran di Kaltim belum ada, walupun Kaltim ini termasuk kota maritim,” ucapnya.

Jadi sementara ini, lanjutnya pelajar bidang pelayaran ini, mendapatkan sertifikat di Makassar, dengan adanya IKN di Kaltim nantinya, dalam sertifikasi ini harus ada di wilayah Kaltim bukan di daerah lainnya,” jelasnya.

“Keinginan saya Unmul kedepannya harus dekat di wilayah IKN, untuk itu bagi pengurus HMPI korwil Kaltim ini bisa mewujudkan itu semua,” harapnya.

Menurutnya dengan adanya diskusi yang dilaksanakan ini, semoga bisa bermanfaat dan bisa memberikan solusi untuk membangun di Kaltim,” pungkasnya. (Adv/AI)

Bagikan:

Related posts