Dari Tandangan Poltekpar Lombok Ke Berau Agus: Solusi Sikapi Kekurangan SDM Dibidang Pariwisata

Caption: Plt Asisten II Setda Berau yang juga Kepala Bapelitbang, Agus Wahyudi.

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Beberapa waktu lalu Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) bertandang ke Kabupaten Berau guna menawarkan beberapa kemungkinan kerjasama dalam hal pendidikan lanjutan untuk spesifikasi keahlian dibidang pariwisata.

Karena kedepan lembaga pendidikan dibawah naungan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (RI) tersebut dibuka untuk menerima mahasiswa atapun mahasiswi dari Aparatur Sipil Negara (ASN). “Penawaran yang ada bisa dijadikan solusi untuk menyikapi kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) daerah kita dibidang pariwisata,” Ungkap Plt Asisten II Setda Bumi Batiwakkal, Agus Wahyudi.

Sebagai kawasan wisata seyogyanya daerah memiliki SDM dengan skill dibidang tersebut setidaknya cukup, lebih baik lagi kalau lebih. Namun Kota Sanggam (julukan Kota Tanjung Redeb) saat ini masih sangat kekurangan.

Padahal salah satu celah untuk mendorong kemajuan bidang pariwisata itu tergantung SDM nya. Sejauh ini Berau memiliki objek objek wisata luar biasa, akan sangat baik apabila diiringi dengan pengelolaannya dengan SDM yang mendukung baik jumlah dan keahliannya.

“Nah kalau kita bisa kerjasama ditahun pertama dengan Poltekar Lombok ini maka biaya masih dibebaskan, tahun selanjutnya baru sharing biayanya. Hadir dalam tandangan beberapa waktu lalu itu Wakil Direktur 1 bidang akademik kemahasiswaaan dan kerjasama, DR Farid Said M.Pd,” tambah pejabat yang juga merupakan Kepala Badan Perencanaaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Berau itu.

Masih menurut beliau saat dijumpai diruang kerjanya Jl APT Pranoto, Jumat (30/4) ibarat gayung bersambut penawaran Poltekar tersebut ditengah rencana tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bakal merealisasikan intruksi Pemerintah Pusat (Pempus) bahwa akan ada beberapa jabatan struktural yang akan difungsionalkan.

Kalau tidak salah khusus tahun ini untuk eselon IV dulu, dari kebijakan Pempus ini akan ada ratusan pejabat struktural yang tidak menduduki jabatannya lagi. Sebab pejabat itu tidak serta merta bisa menjadi fungsional sesuai bidangnya, kecuali dinas yang memang sudah ada fungsionalnya misal Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.

“Jadi saat ini kita sedang petakan jabatan struktural tersebut sehingga diketahui pasti jumlahnya. Nah ini saya sampaikan peluangnya untuk meniti karir dan memantapkan skill, kita berusaha mencarikan solusi supaya kedepan pejabat yang belum difungsionalkan kita arahkan ke Poltekpar Lombok,” ujar Pejabat kelahiran 1963 tersebut.

Diharapkan lanjut beliau, melalui Poltekpar ASN Bumi Batiwakkal kalau nantinya Pemda akan mengarahkan kesana, agar kelak dapat menghasilkan SDM Pariwisata yang profesional serta memiliki standard dan kualifikasi. Peluang terbuka luas karena lembaga ini cakupan kerjanya sampai ke Kalimantan timur (Kaltim).

Apalagi infrastruktur Poltekpar sudah dibangun sangat besar di Puyung, Lombok Tengah dilahan seluas 20 hektar hibah dari Pemerintah Provinsi NTB, sehingga mampu menampung banyak mahasiswa.

“Area Poltekpar ini sama dengan Mandalika adanya di Lombok Tengah. Sebagaimana kita ketahui bahwa Mandalika merupakan 3 destinasi super prioritas oleh Pempus, di sana dibangun Sirkuit Moto GP. Sekali lagi saya katakan penawaran Poltekpar sangat menjanjikan untuk Berau dalam menyikapi masih terbatasnya SDM yang ahli dibidang Pariwisata,” tutur Agus Wahyudi mengakhiri perbincangan. (nht)

Publisher : Alfian (SK)

Bagikan:

Related posts