Lewat Sapa Wartawan, SKK Migas Paparkan Capaian Kinerja

TENGGARONG, Swarakaltim.com – Mengisi momentum bulan Ramadhan 1442 Hijriah, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menggelar kegiatan Sapa Wartawan secara Virtual melalui Aplikasi Webinar, Selasa (4/5/2021).

Di kegiatan ini, diikuti awak media lokal dan nasional serta dihadiri langsung Kepala SKK Migas Kalsul Azhari Idris dan Kadep. Humas SKK Migas Kalsul Sebastian Julius.

Dalam sambutan pembukaan kegiatan ini, Azhari menyatakan salam kenal kepada seluruh Pimpinan Redaksi atau Kepala Biro yang menjadi peserta kegiatan Sapa Wartawan.

Kemudian mantan Kepala Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) ini juga menerangkan tentang intensitas komunikasi kepada publik merupakan salah satu program rutin SKK Migas.

“Peran media cukup penting sebagai salah satu sumber informasi resmi yang dinantikan publik,” lanjutnya.

Ia mengatakan SKK Migas senantiasa membuka diri bagi insan pers sebagai mitra strategis untuk mendapatkan informasi terkini guna mendukung capaian target pemerintah pada sektor hulu migas.

Di lain pihak, Sebastian Julius menjelaskan ada dua hal yang disampaikan kepada peserta webinar.

“Pertama, Capaian Kinerja Hulu Migas Kalsul Kuartal I 2021, yakni terkait Peta Wilayah Kerja (WK) Migas Kalsul 2021 yang berada di 9 Provinsi dan 40 Kabupaten/Kota, dengan Total 58 WK yang terdiri dari 22 WK Ekploitasi Migas, 27 WK Eksploitasi Migas dan CBM, serta 9 WK Terminasi Migas dan CBM, MNK,” sambungnya.

“Pada higlight target dan capaian kuartal I 2021 per tanggal 31 Maret 2021 yakni Reserve Replocement Ration target 100 persen (setara 625 MMBOE), realisasi 9 persen (56,3 MMBOE). Lifting Migas target 705 Ribu BOPD, realisasi 676,2 Ribu BOPD atau 96 persen. Target 5,638 MMSCFD, realisasi 5,539 MMSCFD atau 98,2 persen,” ujarnya.

Ia mengatakan dalam pengendalian Cost Recovery target US$8, 07 B, realisasi US$1,73 B, dan penerimaan Negara target US$7,28 B, realisasi US$3,29 B, sedangkan Investasi Hulu Migas US$12,38 B, realisasi US$2,40 B.

“Untuk Llifting Minyak dan Kondesat Kalsul, yakni Realisasi lifting MMK Nasional Kalsul atas target APBN 2021 : 102 persen, dan target APBN 2021 atas Lifting Nasional : 705 ribu BOPD, realisasi Januari – Maret 2021 : 676,2 Ribu BOPD, sedangkan Kontribusi WK Kalsul adalah 11 persen realisasi Lifting MMK Nasional,” bebernya.

Lifting/Salur Gas Kalsul Januari – Maret 2021, Sebastian Julius kembali menjelaskan bahwa Realisasi Lifting Gas Kalsul atas target APBN 2021 : 98 persen, dan Target APBN 2021 atas Lifting Nasional : 5,638 MMSCFD, realisasi Januari – Maret 2021 : 5,539 MMSCFD, sedangkan Kontribusi WK Kalsul adalah 28 persen realisasi Lifting Gas Nasional.

“Proyek Merakes Onstream maka produksi gas nasional akan meningkat pada tanggal 28 April 2021 dan enambah produksi gas nasional sebesar 368 MMSCFD,” ucapnya.

“Yang Kedua yakni terkait Capaian Tata Kelola Hulu Migas Kuartal I 2021, dalam pencapaian sistem ODSP pada kuartal I rata-rata 2,58 hari kerja terhadap konsultasi dan pengurusan perizinan KKKS dari target 3 hari kerja, dan Fase kegiatan survey seismik 2D/3D 3 persen, pemboran eksplorasi 2 persen, pengembangan 6 persen, dan operasi 12 persen,” paparnya.

“Cluster Kegiatan, lahan dan tata ruang 2 persen, lingkungan, keselamatan dan keamanan 8 persen, penggunaan sumberdaya dan infrastruktur lain 16 persen, dan jenis layanan, pengurusan 25 persen dan konsultasi 3 persen, sedangkan Kegiatan KKKS, eksplorasi 6 persen dan eksploitasi 22 persen,” jelasnya.

“Terkait Lindung Lingkungan (Proper) 2020, pertama area kepesertaan 70, yang Kedua, peringkat taat (Biru, Hijau, Emas) 100 persen, dan Ketiga, lebih dari taat (Hijau, Emas) 46 persen. Naik peringkat ke Hijau/Emas 8, dan turun peringkat dari Emas/Hijau 5,” terangnya.

Sebatian Jelius mengungkapkan bahwa peringkat Emas 2020 ada enam, diantaranya PEP Asset 1 Rantau dan JOB PMTS.

“Hanya saja, Proper 2021 diingatkan perlu ada persiapan dan antisipasi terhadap perubahan sejak diterbitkan PermenLHK Nomor 1 Tahun 2021 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup,” tuturnya.

“Dan terakhir berdasarkan Laporan Keuangan SKK Migas per 31 Desember 2020 mendapatkan Opini Wajar Tanpa Modifikasian, untuk itu SKK Migas mempertahankan Opini Wajar Tanpa Modifikasian Selama 6 Tahun,” pungkasnya. (AI)

Editor : Redaksi

Publisher : Alfian (SK)

Bagikan:

Related posts