Kukar Juara Umum Samarinda Tuan Rumah

BONTANG, Swarakaltim.com – Kafilah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 42 Tingkat Provinsi yang ditutup resmi Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor, Selasa (8/6/2021) malam.

Kota Samarinda selanjutnya ditetapkan sebagai Tuan Rumah MTQ ke 43 tahun 2022. Kukar keluar sebagai juara umum dan berhak memboyong piala tetap dan piala bergilir Gubernur Kaltim setelah berhasil mengumpulkan nilai 83 yang berasal dari juara I sebanyak 9, juara II 9 dan juara III 11.

Di tempat kedua Bontang dengan nilai 74 setelah berhasil merebut juara I 9, juara II 7 dan juara III 8. Sementara itu Samarinda keluar sebagai juara umum ketiga dengan nilai 70 yang dikumpul dari juara I sebanyak 9, juara II 7 dan juara III 8.

Selain itu Dewan Hakim MTQ juga menetapkan peringkat juara dari kafilah kabupaten/kota se-Kaltim. Yaitu di bawah Samarinda tampil Balikpapan dengan nilai 55, Berau 53, Penajam Paser Utara 35, Paser 33, Kutai Timur 27, Kutai Barat 0 dan Mahakam Ulu tanpa nilai karena tidak mengirimkan kafilahnya.

MTQ dibuka Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi pada 5 Juni lalu. Sementara itu penutupan MTQ di Arena Utama Bessai Berita Bontang, berlangsung sederhana yang ditandai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, pembacaan nama pemenang, sambutan Walikota Basri Rase, penyerahan cinderamata untuk kepala daerah dan hadiah untuk pemenang, pembacaan Al Qur’an oleh Syahroni yang juga juara MTQ Internasional di Bahrain tahun 2019.

Dilanjutkan sambutan Kakanwil Kementerian Agma Kaltim H Masrawan, Sambutan Gubernur, penyerahan piala tetap dan bergilir gubernur untuk Kukar. MTQ berakhir dengan penurunan bendera LPTQ oleh tim Paskibra Bontang.

“Saya menyampaikan ucapa selamnat kepada para juara dan seluruh peserta MTQ, namun yang keluar sebagai juara pada hakikatnya adalah kita semua yang tidak hanya mampu membaca, tetapi juga mampu memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari untuk mencapai kehidupan selamat di dunia dan akhirat,” tegas Isran Noor.

Gubernur juga menyinggung tentang pandemi Covid-19 yang menurutnyua perlu dicegah dengan melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes), dan MTQ di Bontang ini membuktikan secara konsisten melaksanakan Prokes. Seluruh Peserta, Dewan Hakim, Tim Verifikasi dan Tim Kerja sebelum bertugas dilakukan swab antigen.

Begitu pula dengan para penonton diperiksa suhu badan dan disediakan tempat cuci tangan dan handsanitaizer.

“Hikmah MTQ ini ternyata juga ada, yaitu dengan menurunnya angka kasus terkonfirmnasi positif, dan selama MTQ tidak ada orang meninggal karena Covid-19 di Bontang,” ungkapnya.(ri/humasprovkaltim/adv/aya/sk).

Editor : Redaksi

Publisher : Alfian (SK)

Bagikan:

Related posts