Verifikasi KLA, Samarinda Sudah Punya 92 Sekolah Ramah Anak

SAMARINDA, Swara Kaltim
Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, dr Nina Endang Rahayu mewakili Wali Kota Dr H Andi Harun mengikuti pelaksanaan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menuju Kota Layak Anak (KLA). Kegiatan dilaksanakan secara virtual di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Samarinda, Jalan S Parman, Samarinda Ulu, Selasa (15/6/2021) pagi.
Kegiatan ini sejalan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 23Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Di dalamnya menyebutkan bahwa pemerintah daerah berkewajiban dan bertanggung jawab untuk melaksanakan serta mendukung anak di daerah. Kebijakan sebagaimana dimaksud, diwujudkan melalui komitmen daerah membangun KLA. Saat ini, Samarinda telah memiliki 92 Sekolah Ramah Anak (SRA) di seluruh tingkatan, baik TK, SD, SLTP, hingga SLTA.
Nina mengatakan kegiatan dalam rangka mewujudkan KLA Tahun 2021 ini dapat memberikan manfaat yang besar untuk memastikan bahwa hak-hak setiap anak dapat terpenuhi dengan baik. Nina juga berharap kegiatan ini dapat menjadi acuan dalam membangun komitmen bagi para pembuat kebijakan dalam menyusun kebijakan dan program kegiatan, agar ke depannya dapat mewujudkan KLA di Samarinda.
“Semoga verifikasi lapangan hybrid tahun 2021 ini dapat memberikan hasil yang terbaik dan meningkat dari tahun sebelumnya dan Kota Samarinda dapat meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak,” harap Nina.
Ia menambahkan, sejalan dengan visi Wali Kota Samarinda dalam mewujudkan Samarinda sebagai Kota Pusat Peradaban, tujuan akhirnya nanti adalah mewujudkan Samarinda menjadi episentrum pembangunan di Kaltim.
“Program Kota Layak Anak ini juga turut menyukseskan tata kota aman dan nyaman, yang menjadi salah satu indikator keberhasilan Pemkot Samarinda 2021 sampai 2024, selain Samarinda tangguh banjir dan pertumbuhan ekonomi inklusif,” pungkasnya. (kmf-smd)

Bagikan:

Related posts