Gerinda- PPP-PKS Sepakat, 9 Partai Koalisi Segera Bertemu Bahas Wakil Walikota Balikpapan

Pertemuan Silaturahmi Kebangsaan PKS Balikpapan dengan PPP Kota Balikpapan di Novotel Hotel Balikpapan Minggu, (3/7/’21)

BALIKPAPAN, Swara Kaltim.Com
Pertemuan Silaturahmi Kebangsaan kedua tokoh politik H.Sonhaji Ketua DPD PKS (Partai Keadilan Sejahtera) dan Hj. Jumiati Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Balikpapan sepakat mendorong 9 partai koalisi di Pilkada Balikpapan lalu untuk segera bertemu dan mendiskusikan kelanjutan silaturahmi partai koalisi dan posisi Wakil Walikota Balikpapan. Hal ini mengemuka dalam pertemuan silahturahmi kebangsaan jajaran PKS ke pengurus PPP di Novotel Hotel Balikpapan Minggu,( 3/7/’21).

Kemudian kedua belah pihak panjang lebar menyampaikan pemikiran dan langkah-langkah positif untuk bagaimana bersama-sama membangun kota dan mensejahterakan masyarakat Balikpapan. Ada beberapa poin yang menjadi prioritas yang diletakkan oleh kedua partai Islam ini. Diantaranya terkait kebutuhan Universitas Islam dan Rumah Sakit Islam.

Suasana penyampaian pandangan pemikiran PKS dan PPP Balikpapan

Selain itu bagaimana partai Islam bisa berkontribusi dan memikirkan bersama untuk memanfaatkan potensi sekitar lahan Masjid Islamic Center Balikpapan untuk lebih baik lagi kedepannya dan membawa kebermanfaatan yang lebih luas untuk warga Balikpapan.
“Untuk ini semua tentu kita tidak bisa dikerjakan sendiri, butuh kebersamaan, butuh pemikiran positif yang sejalan untuk kepentingan masyarakat Balikpapan, bukan untuk PKS atau PPP. Kita semua partai koalisi di Pilkada ini miliki komitmen bersama bagaimana berbuat kebaikan membangun kota Beriman ini. PKS sudah bertemu PDI-P, Gerinda, PPP. Terkait semua ini, kita perlu figur Wakil Walikota Balikpapan untuk mendampingi kerja-kerja Walikota Balikpapan terpilih Bapak H Rahmad Mas’ud, ” Ujar H.Sonhaji.

Didampingi Hendy Ferdian Sekretaris DPD PKS Kota Balikpapan beserta struktur H.Zarkasih, Subari, H.Laisa Hamisah lebihnya jauh H.Sonhaji berpandangan saat ini yang perlu di segerakan oleh partai koalisi adalah menuntaskan terkait posisi Wakil Walikota Balikpapan. Harapan ini bisa diwujudkan segera dengan silahturahmi dan di komunikasikan antar partai.
“Terimakasih buat saudara tua kami PPP yang telah memberikan kesempatan PKS untuk bertemu dalam silahturahmi kebangsaan ini. Dan ini silahturahmi PKS ke 3 ke PPP. Partai berlambang Ka’bah yang usianya sudah sekitar 48 tahun. PKS harus banyak belajar untuk kebaikan,” tutur Sonhaji dan menambah PKS sudah berubah logo, warga dan menjadi partai Ummat Rahmatan Lillalamin.

Hj. Jumiati dalam pertemuan tersebut mengatakan bersyukur PKS telah datang bersilaturahmi ke partai nya PPP. Secara individu Hj. Jumiati mengakui petemanannya dengan Ketua DPD PKS kota Balikpapan H.Sonhaji bukan hal baru. Ia sudah mengenalnya sejak bersama-sama menjadi anggota DPRD Kota Balikpapan 2 periode di masa order baru.

“Terimakasih sahabat lama selamat berjuang kembali dalam kebaikan. Ini pertemuan positip ke 2 partai besar Islam. Semoga kedepan bisa membangun koalisi secara permanen. Kami PPP pada dasarnya setuju jika kekosongan Wakil Walikota Balikpapan ini segera kita diskusikan bersama partai koalisi. Dan PPP juga merasa perlu bersama PKS untuk memperjuangkan terwujud universitas dan rumah sakit Islam,” ujar H.Jumiati di dampingi pengurus DPC H. Iwan, H Usman Daming, Sakarani, Nurhadi, Ketua MPC Umar Usman dan para pengurus lainnya.

Disisi lain PPP dalam kesempatan yang sama di sampaikan H. Iwan bahwa PPP tidak menghendaki jika pajak hiburan malam diturunkan. PPP menilai antara perolehan yang didapat dari sektor tersebut jika di bandingkan dengan kebermanfaatan untuk ummat tidak siknifikan. Kami bersama PKS perlu memikirkan itu mengingat aturan penuh perjuangan kita letakkan sejalan dengan semangat Balikpapan Kota Madinatul Iman.

Pada akhirnya pertemuan Hj. Jumiati berjanji akan segera melakukan rapat koordinasi internal struktur nya untuk memunculkan nama dari PPP untuk posisi Wakil Walikota Balikpapan. Pertemuan kedua tokoh dan partai Islam yang harmonis ini ditutup dengan doa serta berbalas pantun. (SIS).

Bagikan:

Related posts