Bimtek Berbasis e-Commerce Pemasaran Komoditi Perkebunan

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Diseminasi Informasi Pemasaran Komoditi Perkebunan Berbasis e-Commerce di UPT Penyuluhan dan Pengembangan Perkebunan Rakyat Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, dikutip Swara Kaltim melalui berita Biro Humas Setprov Kaltim, Selasa 6 Juli 2021.

Kegiatan diikuti petani lada Loa Janan dan Muara Badak, dihadiri Kepala UPT Penyuluhan dan Pengembangan Perkebunan Rakyat (P3R) Kecamatan Loa Janan Wahono.

Kepala Disbun Kaltim Ujang Rachmad menjelaskan sesuai pencapaian misi Kementerian Pertanian, secara komprehensif terdapat 127 jenis tanaman yang potensial untuk dikembangkan dalam usaha perkebunan.

Mempertimbangkan berbagai aspek dari 127 jenis tanaman tersebut, menurut dia, prioritas pengembangan ditujukan bagi komoditas unggulan nasional sebanyak 15 jenis.

“Kita mengembangkan 6 dari 15 jenis komoditi unggulan. Seperti kelapa sawit, karet, kelapa dalam, kakao, aren dan lada,” kata Ujang Rachmad saat membuka Bimtek.

Untuk itu, lanjutnya, Bimtek diseminasi infomasi pemasaran komoditi berbasis e-commerce memilih Loa Janan sebagai tempat kegiatan memfasilitasi pekebun lada di Loa Janan dan Muara Badak.

“Sebab telah mendapatkan sertifikat Indeks Geografis dari Kemenkumham untuk varietas Lada Malonan,” jelasnya.

Bimtek ujarnya, upaya meningkatkan nilai tambah dan memperpendek rantai pemasaran produk perkebunan, terutama lada dengan pemanfaatan digital marketing.

Kegiatan 2 angkatan selama 2 hari (6-7 Juli) diikuti 38 peserta (dibagi dua/19 orang per hari), diisi presentasikan oleh PT Aksepta Digital Strategi sebagai salah satu digital marketing strategy and consulting di Samarinda.

“Sekaligus informasi pasar dari aplikasi Sipasbun, serta outlet pemasaran yang menjadi hub bagi para petani/pekebun Kaltim yang diupayakan Disbun Kaltim melalui Toko Kebun Kaltim,” ungkap Ujang.

Bimtek dibagi dua kelompok ini dilakukan agar kegiatan tetap berjalan dengan mentaati protokol kesehatan Covid-19.(aya/sk)

Editor : Redaksi

Publisher : Alfian (SK)

Bagikan:

Related posts