Idul Adha Sudah Dekat, PT BSJ Siapkan Stok Hewan Kurban 500 Ekor di Kubar

Caption: Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan, saat meninjau kandang ternak penggemukan sapi dalam kegiatan panen perdana belum lama ini.

KUTAI BARAT, Swarakaltim.com – Koperasi Ternak Berkah Salama Jaya atau (BSJ) yang bergerak dibidang produsen penggemukan sapi, diwilayah Kalimantan Timur (Kaltim), telah menyiapkan sedikitnya 1000 ekor sapi kurban.

Hal itu guna memenuhi ketersediaan hewan kurban jelang perayaan Idul Adha yang jatuh pada tanggal 20 Juli 2021 mendatang. “Sudah kita siapkan seribu lebih sapi kurban untuk memenuhi permintaan masyarakat Kaltim,” Kata Direktur PT BSJ, Suparlan belum lama ini kepada swarakaltim.com.

Suparlan yang juga Ketua PSHT Pusat Madiun cabang Kubar ini mengatakan, bahwa ketersediaan hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha dinyatakan aman. Sebab pertengah Juni lalu telah didestribusikan 1000 ekor per’kelompok ternak di 8 kabupaten/kota dari binaan PT BSJ di Kaltim.

Di Kabupaten Kubar sendiri, PT BSJ telah mendistribusikan sebanyak 500 ekor sapi kurban kepada 5 kelompok ternak di Ibu Kota Sendawar. Seperti diketahui, Koperasi produsen ternak sapi ini menyiapkan hewan kurban yang terbaik dan sesuai syar’i untuk menyambut Hari Raya Kurban.

“PT BSJ bekerja sama dengan peternak lokal binaan. Selain itu, kita distribusikan hewan kurban dari luar daerah. Seperti sapi ternak wilayah Kupang, Bali dan Lombok. Sehingga jauh-jauh hari sudah mulai memilih dan menyiapkan kebutuhan hewan qurban terbaik untuk para donatur yang ingin menunaikan ibadah kurban,” tutur Suparlan.

Selain bobot, hewan qurban yang sehat dan tidak cacat, kata Suparlan, tentunya sesuai syar’i menjadi pilihan utama dalam menyajikan hewan untuk program kurban. Adapun bobot sapi kurban yang disiapkan, rata rata diatas 80 kg per’ekor.

“Kami selalu menjaga kualitas terbaik hewan kurban yang siap didistribusikan ke daerah yang membutuhkan. Apalagi di musim pandemi sekarang, PT BSJ senantiasa membersamai peternak binaan lokal untuk tetap berdaya dan survive ekonominya,” punkas Suparlan.

Ketika ditanya terkait kesehatan hewan kurban, pihaknya menjamin kesehatan hewan kurban sebelum dilakukan penyembelihan. “Sebelum hewan kurban dipotong, ada petugas kami disetiap kelompok untuk memeriksa terlebih dahulu kesehatannya,” pungkasnya.

Penulis : Alfian (SK)

Editor   : Redaksi

Bagikan:

Related posts