Saksikan MoU PAUD HI, Andi Harun Pesan Bersinergi Genjot APK

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun berpesan kepada Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kota Samarinda Hj Rinda Wahyuni Andi Harun dan ketua Pokja Bunda PAUD kota Samarinda Hj Herli Warsita Rusmadi agar bisa bersinergi dengan lintas OPD terkait termasuk kecamatan dan kelurahan sebagai upaya menggenjot Angka Partisipasi Kasar (APK) kota Samarinda yang masih dibawah angka nasional.

“APK PAUD secara nasional data BPS tahun 2020 sebesar 37,52 persen, untuk Samarinda 30 persen. Artinya ini masih rendah, dan harus bisa menggenjot APK. Dimana Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD tidak bisa bekerja sendiri tapi harus bersinergi,” ucap Wali Kota dalam arahan pada acara Penandatanganan MoU Pelaksanaan PAUD Holistik Integratif dan Penguatan Kapasitas Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan di aula rumah jabatan wali kota secara tatap muka dan daring, Kamis (2/9/2021).

Oleh karena itu, Andi Harun mengatakan kerjasama holistik integratif yang baru ditandatangani kepala OPD (Bappeda, Disdik, Dinkes, Dinsos, Disdukcapil, DP2PA dan DPPKB) bersama Bunda PAUD Kota Samarinda merupakan hal penting karena metodenya mengintegrasikan segala aspek dan nilai-nilai pendidikan seperti nilai moral, etis, religius, psikologis, filosofis dan sosial dalam kesatuan yang dilakukan secara menyeluruh antara jiwa dan badan serta aspek material dan spiritual untuk memenuhi esensial anak.

Terhadap Camat dan Lurah dimintanya harus melihat program kegiatan dan anggaran yang mendukung program ini. Dimana perlu segera menyusun Satuan Tugas (Satgas) PAUD HI  tingkat kota, yang harus  dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan, selanjutnya segera menyusun Rencana Aksi Daerah dengan mengacu kepada Rencana Aksi Nasional pengembangan anak usia dini (RAN PAUD HI) 2020-2024.

“Untuk Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan, segeralah mengedukasi warga yang memiliki anak usia dini untuk didaftarkan ke lembaga PAUD dibantu organisasi profesi PAUD dan unsur lain di wilayahnya,” pesannya lagi.

Diharapkan pula dari kerjasama ini dapat menjadi dorongan kepada semua pihak terkait, agar lebih kreatif dan inovatif dalam mengisi kegiatan belajar mengajar, terlebih di masa pandemi Covid-19.

Apalagi lanjutnya Pemkot Samarinda telah menerbitkan Peraturan Walikota No 31 tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Penuntasan Pendidikan Anak Usia Dini 1 tahun pra-SD, untuk gerakan PAUD berkualitas. Sedangkan penyelenggaraaan PAUD Holistik Intergratif, perwalinya akan segera selesai dan siap diimplementasikan di bulan September ini.

“Saya berharap regulasi ini menjadi acuan bagi semua OPD terkait, organisasi mitra, dan DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) PAUD bersama- sama dengan Bunda PAUD dalam mewujudkan anak Samarinda yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia,” tandasnya.

Sebelumnya Rinda mengajak camat, lurah, para Bunda PAUD untuk tetap semangat, bergandengan tangan untuk memajukan PAUD di Samarinda sehingga tercipta wajib PAUD 1 tahun, usia 5-6 tahun dengan layanan Holistik Integratif.

“Setelah tadi kita bersama melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan OPD terkait layanan PAUD HI, kami mohon agar melaksanakan kewajiban masing-masing sehingga anak usia dini tumbuh kembang dengan baik sebagai calon generasi emas. Kota Samarinda harus berubah lebih baik melalui anak usia dini yang sehat, cerdas dan berakhlak mulia,” tuturnya.

Rinda juga mengharapkan kepada Lurah dan Camat sebagai pembina Pokja dan pejabat pemerintah, agar porsi anggaran yang bersumber dari dana kelurahan supaya ada dialokasikan untuk layanan PAUD berkualitas dan PAUD HI sesuai dengan peraturan.

Sementara Herli menyampaikan peserta kegiatan sebanyak 172 orang terdiri 7 kepala OPD, 10 Camat sebagai pembina, 59 lurah (Pembina), Bunda PAUD kecamatan 10 orang, Bunda PAUD kelurahan 59 orang, Pokja Bunda PAUD 27 orang. Dimana 35 orang secara tatap muka dan 137 secara daring.(dho)

Bagikan:

Related posts