Rahmad Masud : Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3 Mandiri Gratis Mulai Oktober

H.Rahmad Mas’ud Walikota Balikpapan

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com – BPJS Kesehatan kota Balikpapan memberikan batas waktu warga yang mendaftar BPJS kesehatan kelas 3 Mandiri hingga September.  Hal ini dikarenakan, pemerintah kota Balikpapan akan mulai mengratiskan iuran warga kelas 3 Mandiri mulai 1 Oktober nanti.

Demikian diungkapkan Kepala BPJS Kesehatan cabang Balikpapan Sugiyanto usai melakukan pertemuan dengan Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud didampingi Kepala Dinas Kesehatan kota Balikpapan Andi Sri Juliarty, Sekretaris DKK Balikpapan Alwi dirumah jabatan Wali Kota Balikpapan.Kamis(2/9/2021).

Sugiyanto mengaku, kini jumlah peserta BPJS kelas 3 mandiri mencapai 170  ribu jiwa dengan jumlah peserta BPJS Kesehatan yang menunggak mencapai 68 ribu jiwa atau dihitung jumlah nominal mencapai Rp 29 miliar rupiah. Nantinya, BPJS Kesehatan kelas tiga mandiri akan mulai dibayarkan iurannya mulai bulan Oktober, tanpa terkecuali.

“Nantinya mereka yang aktif baik yang non aktif seperti menunggak tetap dibayarkan iurannya mulai Oktober ini,” katanya. Kamis (2/9/2021).

Sugiyanto memastikan, peserta iuran BPJS Kesehatan kelas tiga mandiri yang masih memiliki tunggakan akan mendapatkan opsi seperti diminta untuk tetap membayar iuran bisa dengan cara mencicil, sebab tunggakan sebelumnya tetap akan melekat kepada peserta. Namun demikian, masyarakat  Balikpapan yang belum terdaftar, akan difasilitasi untuk bisa didaftarkan melalui Dinas Sosial atau kelurahan setempat.

“ Insya Allah bagi masyarakat yang menunggak akan tetap aktif per Oktober,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud memastikan, pembayaran iuran gratis bagi peserta BPJS mandiri kelas 3 ini, merupakan komitmen, visi dan misi menjadi Wali Kota.

“Kami akan mengajukan Perwali ke Gubermur Kalimantan Timur. Termasuk mencarikan solusi bagi peserta BPJS Kesehatan kelas tiga mandiri yang statusnya masih dalam tunggakan,” tegas Rahmad.

Rahmad menambahkan, pemerintah kota akan mencarikan solusi bagi warga yang memiliki tunggakan pembayaran dengan mencicil. Sehingga jangan sampai kita bayarkan bulan Oktober, namun tunggakan tidak dibayarkan.(SIS)

Bagikan:

Related posts