Gubernur: Investasi Arsari Tingkatkan Cakupan Pemenuhan Air Bersih Warga Kaltim

SEPAKU, Swarakaltim.com – Capaian itu diungkapkan Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum), saat halal bihalal bersama CEO Arsari Group (PT ITCI Kartika Utama) di Gedung Rimba Indah, Desa Maridan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Jumat, 17 April 2026.

Menurut dia, program PT Arsari Group untuk mengembangkan tiga waduk di Kaltim merupakan langkah besar dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di kawasan Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU).

“Program Arsari ini akan menambah capaian kinerja pemerintah daerah, khususnya program SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) dalam memenuhi standar pelayanan minimum (SPM) kepada masyarakat,” jelas Harum.

Diungkapkannya, saat ini Balikpapan mengalami krisis air bersih. Bahkan, Pertamina harus melakukan penyulingan air laut karena ketersediaan air bersih tidak mencukupi.

“Pertamina membutuhkan air minimal 3.500 meter kubik per jam guna membersihkan kilang-kilangnya,” sebutnya.

Proyek pengembangan waduk air bersih Arsari, lanjut Gubernur, merupakan investasi yang membahagiakan bagi warga Kaltim karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

“Investasi ini akan kami jaga dan harus segera terealisasi serta beroperasi, Om Hashim (sapaan akrab Gubernur Harum kepada CEO Arsari Group, Hashim S. Djojohadikusumo). Terutama untuk meningkatkan PAD bagi pemerintah daerah, karena air permukaan (air waduk) merupakan pendapatan asli daerah,” harap Gubernur Harum.

CEO Arsari Group, Hashim S. Djojohadikusumo, mengatakan salah satu program strategis PT Arsari Group adalah mengembangkan waduk-waduk air bersih yang akan dibangun di Kaltim.

“Waduk-waduk ini berada di wilayah Kaltim, masuk wilayahnya Bapak Gubernur, bukan IKN,” katanya, tanpa menyebutkan secara detail nama waduk yang akan dibangun.

Diakuinya, proyek waduk air bersih ini telah dirintis sejak tahun 2016, jauh sebelum penetapan lokasi IKN, dengan tujuan membantu kebutuhan air warga di wilayah Kaltim, terutama Balikpapan dan PPU.

“Ada tiga waduk yang kita rencanakan. Waduk-waduk ini akan menyediakan air bersih bagi warga di PPU. Kita sudah bekerja sama dengan Pak Bupati (Bupati Mudyat Noor), juga Balikpapan, ya Pak Wali Kota (Wali Kota Rahmad Mas’ud),” tambahnya.

Kapasitas produksi air bersih direncanakan sebesar 3,5 meter kubik per detik untuk Balikpapan, 1,5 meter kubik per detik untuk wilayah PPU, dan 4,5 meter kubik per detik untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Totalnya 9,5 meter kubik per detik. Pokoknya, Pak Gubernur, Pak Bupati, Pak Wali Kota, air ini cukup untuk warga bapak,” yakinnya. (aya/sk)

Foto: Adpim

www.swarakaltim.com @2024