Andi Sri Juliarty : Kasus Penjualan vaksinasi di Balikpapan, Akan di laporkan ke Kepolisian

BALIKPAPAN – Swarakaltim.com – Dinas Kesehatan Kota Balikpapan memiliki bukti kuat dari pelaporan warga terkait indikasi penjualan vaksin sebesar Rp 315 ribu sekali vaksin, oleh oknum sekelompok penyelengara vaksinasi bekerjasama dengan Dinas Kesehatan kota (DKK) Balikpapan . Adapun bukti yang didapatkan DKK terkait penjualan vaksinasi berupa rekaman video dari penjual kepada pembeli yang akan membayar vaksin, serta penawaran format pendaftaran.

Hal itu diungkapkan Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty. Pihaknya memahami ada beberapa kelompok yang meminta uang adminitrasi kepada warga yang akan melaksanakan vaksin dengan harga Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu. Namun penarikan iuran itu diperuntukan untuk keperluan operasional panitia.

“Apabila ada penarikan iuran vaksin sebesar Rp 315 ribu, itu sudah masuk ranah jual beli dan hal itu tidak dibenarkan,” tegasnya.Rabu(15/9/2021)

Andi meminta kepada masyarakat untuk tidak mengeluarkan biaya vaksinasi, dikarenakan vaksin diberikan pemerintah secara gratis.Vaksin bagi masyarakat adalah program pemerintah, sedangkan vaksin program gotong royong berbayar, itupun yang membayar perusahan ke PT Bio Farma bukan untuk perorangan. Kami telah melakukan klarifikasi ke panitia Muhamadiyah terkait beredarnya penjualan vaksinasi oleh oknum panitia Muhammadiyah ke warga.

“Dari pihak panitia Muhamadiyah membantah penjualan vaksinasi ke masyarakat .Sehingga, DKK terus melanjutkan vaksinasi yang dilaksanakan di BSCC Dome hari ini 15 September 20210,” katanya.

Andi menambahkan, pihaknya berencana melaporkan kasus penjualan vaksinasi ke kepolisian, namun kini masih akan berkonsultasi terlebih dahulu.
“Sya akan melaporkan ke kepolisian, namun kini masih berkosentrasi melayani vaksinasi masyarakat terlebih dahulu,” ungkapnya.

Sementara itu, Panitia Muhamadiyah membantah penjualan vaksinasi sebesar Rp 315 ribu ke warga, dengan mengklarifikasi di rekaman video durasi 1 menit 39 yang kini tersebar di media sosial.Ketua Panitia Muhamadiyah Ahmad Lukman Hakim didampingi Rohiman mengaku , vaksinasi yang dilaksanakan Muhamadiyah di BSCC Dome Balikpapan dipastikan gratis dan tidak dipungut biaya apapun.

“Kami juga mengucapkan sebesar besarnya kepada pemerintah kota Balikpapan dan Dinas Kesehatan kota Balikpapan yang mendukung penyelengaraan vaksinasi ini. Mudahan dengan vaksinasi ini dapat memberikan kebaikan dan kebermanfaatan dan menghindarkan virus Corona di kota Balikpapan,” tutupnya. (*SIS)

Bagikan:

Related posts