Rahmad Masud : Masyarakat Dapat Mengelola Lahan Kosong Menjadi Produktif

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com.                           Pemerintah kota Balikpapan mengajak seluruh stakholder untuk mengubah lahan kosong menjadi kebun produktif , sehingga kebutuhan pangan dalam di penuhi di dalam kota. Demikian diungkapkan Walikota Balikpapan Rahmad Masud.

”Kami mengajak sekolah, PKK, dan organisasi masyarakat mengubah lahan kosong menjadi kebun produktif agar kebutuhan pangan warga perlahan bisa dipenuhi dari dalam kota.Hal ini mengingat, kebutuhan sayur, buah, hingga bahan pangan lain di Balikpapan selama ini masih banyak didatangkan dari luar daerah. Kondisi ini membuat harga pangan rentan naik saat distribusi terganggu,” tegas Walikota Balikpapan Rahmad Masud, Rabu (29/4/2026)

Rahmad menjelaskan, untuk pemanfaatan lahan tidur dinilai menjadi langkah nyata yang bisa dimulai dari lingkungan sekitar. Selain itu, ekolah memiliki peran penting membangun kebiasaan baru sejak dini. Salah satu gagasan yang didorong adalah gerakan satu anak satu pohon.

Lanjut Rahmad, program sederhana ini bukan hanya soal penghijauan, tetapi juga melatih tanggung jawab anak terhadap lingkungan. “Kalau seorang anak mampu merawat satu pohon yang ia tanam sendiri, di situlah tumbuh rasa tanggung jawab. Saat anak belajar menjaga kehidupan, ke depan ia juga belajar menjaga lingkungan, masyarakat, bahkan masa depannya,” katanya.

Rahmad menegaskan, adapun lahan yang ada sekarang dapat digunakan untuk menanam cabai, sayuran, buah-buahan, dan tanaman kebutuhan dapur keluarga. Sehingga diharapkan , masyarakat dapat bersama sama untuk membantu kebutuhan rumah tangga sekaligus menekan pengeluaran warga. Gerakan ketahanan pangan disebut akan lebih efektif jika dimulai serentak dari rumah tangga, sekolah, dan lingkungan RT.

”Kader PKK, camat, dan organisasi masyarakat diminta aktif mengajak warga mulai menanam di pekarangan maupun lahan kosong sekitar rumah,” ujarnya.

Rahmad menambahkan, apabila gerakan ini berjalan luas, Balikpapan bukan hanya menjadi kota hijau, tetapi juga lebih mandiri menghadapi tantangan pangan di masa depan. (Adv Diskominfo Balikpapan)

www.swarakaltim.com @2024