BALIKPAPAN ,Swarakalitm.com – Dinas Perhubungan Kota Balikpapan mencatat sepanjang tahun 2025 telah menambah 167 unit CCTV yang dipasang secara bertahap di sejumlah titik sesuai kebutuhan pengawasan. Langkah ini guna memperkuat sistem pengawasan kota dengan memperluas pemasangan kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Faturrahman.
“CCTV yang telah terpasang tidak hanya difungsikan untuk mendukung penegakan hukum lalu lintas melalui ETLE, tetapi juga sebagai sarana pengawasan keamanan lingkungan. Dengan sistem yang semakin baik, kami berharap dapat membantu aparat dalam memantau berbagai aktivitas di ruang publik,” tegas Fadli, Selasa (2/6/2026).
Lanjut Fadli, teknologi AI yang diterapkan pada CCTV memungkinkan identifikasi pelanggaran lalu lintas dilakukan lebih cepat dan akurat. Selain itu, rekaman kamera dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam mengungkap berbagai tindak kriminal yang terjadi di wilayah kota. Bahkan kini, pemerintah kota juga tengah mempersiapkan sejumlah langkah pendukung sebelum ETLE diterapkan secara maksimal. Salah satunya melalui penyediaan kantong-kantong parkir baru guna mengurangi praktik parkir liar yang masih ditemukan di sejumlah ruas jalan.
“Penataan parkir menjadi salah satu fokus kami. Keberhasilan penerapan ETLE tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan infrastruktur pendukung dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan,” ujarnya.
Fadli menjelaskan, kini Dinas Perhubungan terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyusun mekanisme penindakan yang lebih efektif. Salah satu skema yang sedang dikaji adalah sistem pemberitahuan pelanggaran yang dapat diterima lebih cepat oleh pemilik kendaraan tanpa harus menunggu saat pengurusan administrasi kendaraan. Selain itu, upaya peningkatan keamanan kota juga dilakukan melalui optimalisasi lampu penerangan jalan umum (PJU) dan memastikan seluruh perangkat CCTV beroperasi dengan baik, terutama di titik-titik yang dinilai rawan.
Fadli menegaskan, pihaknya berencana menambah sekitar 100 titik CCTV baru melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan maupun APBD tahun berikutnya.
Pemasangan kamera akan diprioritaskan di kawasan permukiman, akses jalan lingkungan, dan lokasi yang membutuhkan pengawasan lebih intensif.
Dengan jumlah CCTV yang saat ini mendekati 300 unit, pemerintah berharap cakupan pengawasan dapat semakin luas dan efektif dalam mendukung pencegahan pelanggaran lalu lintas maupun tindak kriminalitas. (Adv Diskominfo Balikpapan)