BALIKPAPAN,Swarakaltim.com. Momentum libur sekolah tahun ini diproyeksikan menjadi salah satu pengungkit peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan. Meningkatnya mobilitas masyarakat ke berbagai destinasi wisata, pusat perbelanjaan, hingga lokasi hiburan keluarga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi dan pendapatan daerah.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan geliat aktivitas wisata sudah terlihat sejak hari-hari awal masa liburan sekolah. Sejumlah pusat perbelanjaan dan tempat hiburan mulai dipadati pengunjung, baik dari Balikpapan maupun daerah sekitar.
Menurut Ratih, pusat perbelanjaan kini menjadi salah satu magnet wisata keluarga selama liburan karena menghadirkan berbagai atraksi dan kegiatan yang menarik minat masyarakat.
“Dari pantauan kami, pusat perbelanjaan atau mal terlihat ramai karena banyak kegiatan dan hiburan yang diselenggarakan, karena beberapa sekolah sudah mulai libur dan sebagian lagi akan memasuki masa liburan,” ujarnya, saat ditemui di Pantai Bandara Lama, pada hari Minggu, 21 Juni 2026.
Ia mencontohkan, dalam satu hari dirinya menghadiri pembukaan dua kegiatan lomba yang digelar di pusat perbelanjaan. Berbagai event tersebut menjadi daya tarik tambahan yang mampu meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat selama masa liburan.
Ratih menilai meningkatnya kunjungan ke berbagai destinasi wisata akan memberikan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Tidak hanya sektor wisata yang memperoleh manfaat, tetapi juga pelaku usaha kuliner, perhotelan, transportasi, pusat perbelanjaan, hingga UMKM lokal.
Perputaran ekonomi yang meningkat selama masa liburan diharapkan berkontribusi terhadap penerimaan daerah melalui berbagai sektor pajak dan retribusi.
“Karena semakin tinggi kunjungan masyarakat ke destinasi wisata maupun pusat hiburan, maka aktivitas ekonomi juga akan meningkat. Harapan kami tentu ada peningkatan PAD selama masa liburan sekolah ini,” katanya.
Sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan memiliki peluang besar untuk memanfaatkan momentum liburan sebagai sarana menarik kunjungan wisatawan domestik maupun regional. Apalagi kota ini memiliki beragam pilihan wisata mulai dari pantai, wisata alam, wisata kuliner, hingga wisata perkotaan.
Untuk mengukur dampak liburan terhadap sektor pariwisata, Disparpora akan melakukan pemantauan terhadap sejumlah destinasi wisata selama periode liburan sekolah berlangsung.
Data kunjungan wisatawan akan menjadi salah satu indikator dalam melihat kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD Kota Balikpapan.
“Nanti akan kita pantau seluruh destinasi yang ada di Kota Balikpapan, sehingga bisa terlihat bagaimana perkembangan kunjungan wisatawan selama musim liburan ini,” jelas Ratih.
Di tengah optimisme peningkatan kunjungan dan pendapatan daerah, Disparpora tetap mengingatkan seluruh pengelola destinasi wisata untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan pengunjung.
Ratih menegaskan bahwa lonjakan jumlah wisatawan harus diimbangi dengan kesiapan fasilitas dan sistem pengawasan yang memadai, terutama pada wahana atau atraksi yang memiliki tingkat risiko tertentu.
“Kami berharap seluruh pengelola destinasi memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan. Semakin banyak pengunjung, maka potensi risiko juga harus diantisipasi dengan baik,” tegasnya.
Menurutnya, kenyamanan dan keselamatan wisatawan merupakan faktor penting dalam menjaga citra Balikpapan sebagai kota tujuan wisata yang aman dan ramah keluarga.
Dengan meningkatnya aktivitas wisata selama musim liburan sekolah, Pemerintah Kota Balikpapan berharap sektor pariwisata dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD pada tahun 2026.
Pemerintah optimistis momentum liburan ini akan memberikan dampak positif bagi dunia usaha dan memperkuat posisi Balikpapan sebagai salah satu destinasi unggulan di Kalimantan Timur.(Adv Diskominfo Balikpapan)