Pemkot Balikpapan Pastikan Program Prioritas Dibahas Terbuka Bersama DPRD

BALIKPAPAN,Swarakaltim.com.                                Pemerintah Kota (Pemkot) pBalikpapan menegaskan seluruh program prioritas daerah akan terus dikomunikasikan secara intensif dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi perencanaan dan penganggaran, agar setiap program strategis dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Agus Budi Prasetyo, mengatakan koordinasi dengan DPRD merupakan mekanisme yang selalu dilakukan dalam setiap tahapan penyusunan program, mulai dari pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), rapat komisi, hingga pembahasan di Badan Anggaran (Banggar).

“Apapun program yang akan kita laksanakan pasti kita komunikasikan dengan DPRD. Program-program prioritas juga selalu kita sampaikan, termasuk pembiayaan dan pelaksanaannya saat pembahasan APBD maupun rapat-rapat bersama dewan,” ujar Agus, pada hari Senin, 20 Juli 2026.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci agar pelaksanaan program pembangunan berjalan efektif serta memperoleh dukungan anggaran yang dibutuhkan.

Salah satu program yang kembali ditegaskan menjadi prioritas adalah pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Barat. Agus memastikan proyek tersebut tidak dihentikan, meski saat ini masih dalam tahap penyelesaian sejumlah persoalan administratif dan penyesuaian skema pelaksanaan.

“Rumah Sakit Balikpapan Barat tetap menjadi program prioritas. Saat ini kami sedang menyelesaikan kondisi yang terjadi sebelumnya, kemudian merancang langkah lanjutan. Prosesnya masih dalam pembahasan dan akan kami komunikasikan juga dengan DPRD,” katanya.

Ia mengungkapkan, pemerintah daerah sebenarnya telah mengalokasikan anggaran untuk proyek tersebut. Namun, adanya perubahan skema pelaksanaan membuat pembahasan lanjutan masih diperlukan, baik di internal pemerintah maupun bersama DPRD Kota Balikpapan.

“Usulan anggaran sudah kita alokasikan. Hanya saja ada perubahan skema yang harus dibahas lebih lanjut, sehingga perlu sinkronisasi terlebih dahulu sebelum dilanjutkan,” jelasnya.

Pemkot berharap pembahasan tersebut dapat segera menghasilkan keputusan sehingga pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Barat dapat kembali berjalan. Kehadiran rumah sakit ini dinilai penting untuk meningkatkan pemerataan layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Balikpapan Barat dan sekitarnya.

Adanya komunikasi yang terus dibangun bersama DPRD, Pemkot Balikpapan optimistis seluruh program prioritas, termasuk sektor kesehatan, dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah dan kebutuhan masyarakat.(Adv Diskominfo Balikpapan)

www.swarakaltim.com @2024