Terkendala Status Wilayah Usaha, Sampai Saat Ini Teluk Sumbang Belum Teraliri Listrik

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Persoalan penerangan masih menjadi tantangan bagi masyarakat Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau. Meski PLN telah menyiapkan pembangunan jaringan listrik menuju wilayah tersebut, layanan kelistrikan belum dapat berjalan secara maksimal karena proses penetapan status Wilayah Usaha Ketenagalistrikan (WILUS) masih berlangsung di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Hal tersebut disampaikan Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Berau, Erwinton Naibaho, dalam wawancara singkat via seluler beberapa waktu lalu. “Jadi, persoalan administratif tersebut salah satu faktor yang harus diselesaikan sebelum pelayanan listrik dapat dikembangkan secara penuh di Teluk Sumbang,” jelasnya.

Di tengah proses tersebut, PLN tidak tinggal diam. Persiapan infrastruktur tetap dilakukan dengan membangun jaringan menuju Teluk Sumbang yang memiliki panjang sekitar 37 kilometer. Pembangunan ini disiapkan agar ketika persoalan status wilayah usaha telah mendapatkan kepastian, penyediaan listrik dapat segera dilanjutkan sesuai aturan yang berlaku.

“PLN terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak terkait agar prosesnya dapat berjalan sesuai ketentuan. Infrastruktur juga kami persiapkan sehingga nantinya bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Erwinton.

Kondisi ini menunjukkan adanya persoalan antara kebutuhan masyarakat terhadap listrik dan proses administratif yang belum tuntas. Di satu sisi, masyarakat Teluk Sumbang membutuhkan akses penerangan yang lebih memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Namun di sisi lain, PLN masih harus menunggu kepastian regulasi sebelum layanan dapat dioptimalkan.

“Perluasan elektrifikasi Teluk Sumbang tetap menjadi bagian dari upaya PLN dalam meningkatkan jangkauan pelayanan listrik di wilayah Berau. Pembangunan jaringan sepanjang puluhan kilometer tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membuka akses kelistrikan yang lebih baik bagi masyarakat setempat,” tambahnya.

Masih Erwinton, PLN juga terus membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mendukung penyelesaian proses WILUS. Kepastian administrasi tersebut dinilai penting agar pembangunan infrastruktur yang telah dipersiapkan dapat segera memberikan manfaat nyata bagi warga kampung yang merupakan salah satu objek wisata andalan di Bidukbiduk tersebut.

“Harapannya, setelah seluruh proses terpenuhi, masyarakat Teluk Sumbang dapat memperoleh pelayanan listrik yang lebih optimal guna menunjang potensi alamnya sebagai objek wisata Bahari Bumi Batiwakkal,” pungkasnya. (Nht/Bintang)

www.swarakaltim.com @2024