MAKASSAR, Swarakaltim.com – Petenis junior Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan prestasi di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior Semen Tonasa Cup 2026. Bianca Theodore Lim berhasil meraih gelar juara kelompok umur (KU) 10 tahun putri, sementara dua petenis Kaltim lainnya juga berhasil melaju ke partai final.
Kejurnas yang berlangsung di Lapangan Tenis Karebosi, Makassar, pada 23–27 Oktober 2026 ini diikuti petenis dari 17 provinsi di Indonesia. Kaltim mengirimkan atlet-atlet muda dari Samarinda, Bontang, Balikpapan, dan Berau untuk bersaing di kejuaraan tersebut.
Selain Bianca, dua petenis Kaltim yang berhasil menembus final adalah Aqila Zahra Nadifa di KU 12 tahun dan Jerry Pratama Hafid, yang akrab disapa Eyin, di KU 14 tahun. Dengan demikian, Kaltim telah memastikan satu gelar juara, sementara dua atlet lainnya masih berpeluang menambah prestasi.
Pelatih sekaligus pengurus Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kaltim, Rusmanto, bersama pelatih dari Berau, Adi Setiawan, berada di Makassar untuk mendampingi perjuangan para atlet.
Keikutsertaan petenis dari empat daerah tersebut menjadi bagian dari upaya mengukur kemampuan atlet sekaligus menambah pengalaman bertanding di tingkat nasional.
Dari Samarinda, Kaltim menurunkan Bianca Theodore Lim di KU 10 tahun putri, Anasha Hanana dan Aqila Zahra Nadifa di KU 12 tahun, serta Abifzar Dzaky Almair, Muamar Herpad, dan Jerry Pratama Hafid di KU 14 tahun.
Bontang diwakili Afelle Dwi Alexa di KU 12 tahun putri, sedangkan Balikpapan mengirimkan Nathan Alhiqnie di KU 14 tahun putra.
Sementara itu, Berau menurunkan Gabriel Siswan di KU 12 tahun, Vino Dyandris di KU 14 tahun, serta M. Zidane Saputra, Zio Muri Setiawan, dan Julietta Almahyra di KU 16 tahun.

Zio
Ketua Pengprov Pelti Kaltim, Hj. Wahyu Seno Aji, mengapresiasi perjuangan dan prestasi para petenis muda tersebut. Menurutnya, capaian Bianca menjadi hasil positif dari pembinaan yang selama ini dilakukan di tingkat kabupaten dan kota.
Ia menegaskan, Pelti Kaltim akan terus melanjutkan pembinaan terhadap atlet-atlet potensial agar kemampuan mereka berkembang dan mampu bersaing dalam berbagai kejuaraan.
Salah satu agenda berikutnya adalah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pelti Kaltim yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.
Pelti Kaltim juga akan terus memantau perkembangan atlet muda serta memberikan perhatian kepada para pelatih yang aktif menjalankan pembinaan di daerah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan tenis secara berkelanjutan dan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kaltim di tingkat nasional.(dho)