Dinsos Balikpapan Jemput Bola Pendataan Perlinsos, Lansia Tak Perlu Datang ke Kelurahan

BALIKPAPAN,Swarakaltim.com.                               Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan menerapkan layanan jemput bola, untuk memastikan warga Lanjut Usia (Lansia) dan masyarakat yang tidak mampu datang ke kantor kelurahan tetap dapat mengikuti pendataan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Kepala Dinas Sosial Balikpapan, Arfiansyah, mengatakan warga yang belum memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) tetap dapat didaftarkan, melalui agen Perlinsos yang bertugas di setiap kelurahan.

“Kalau warga belum punya IKD, pendaftaran bisa dibantu melalui aplikasi di telepon seluler milik agen Perlinsos. Setelah itu, warga tetap diarahkan untuk mengaktifkan IKD,” katanya, pada hari Kamis, 9 Juli 2026.

Menurut Arfiansyah, masyarakat cukup mendatangi kantor kelurahan untuk bertemu agen Perlinsos. Sementara bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas, seperti lansia atau penyandang disabilitas, pendataan akan dilakukan langsung ke rumah.

“Kalau ada warga yang tidak bisa datang ke kelurahan, RT cukup melapor kepada lurah. Nanti agen Perlinsos yang datang ke rumah warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan hingga saat ini capaian pendataan Perlinsos di Balikpapan masih sekitar 4 persen atau sekitar 11 ribu warga yang telah terdata.

Pemerintah menargetkan proses uji coba pendataan berakhir pada 25 Juli 2026. Hingga batas waktu tersebut, Dinsos berharap capaian pendataan dapat mencapai sedikitnya 70 persen.

“Strateginya adalah memperkuat kolaborasi antara lurah dan RT agar pendataan bisa lebih maksimal. Target kami paling tidak mencapai 70 persen sebelum masa uji coba berakhir,” katanya.

Untuk mengejar target tersebut, Dinsos terus menggencarkan sosialisasi melalui berbagai media, mulai dari media cetak, media daring, hingga media sosial.

Selain itu, petugas juga membuka layanan pendataan pada berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Salah satunya saat pelaksanaan tabligh akbar yang menghadirkan penceramah Ustaz Abdul Somad di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome.

“Dalam kegiatan itu tim kami membuka layanan langsung dan berhasil melayani sekitar 300 warga. Ke depan kami juga akan membuka stan pada sejumlah kegiatan masyarakat lainnya,” jelas Arfiansyah.

Dinsos juga berencana membuka layanan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) pada berbagai kegiatan publik, sehingga masyarakat dapat mengurus aktivasi IKD sekaligus mengikuti pendataan Perlinsos.

Saat ini, pendataan Perlinsos didukung sekitar 350 agen yang tersebar di seluruh kelurahan di Balikpapan. Dinsos masih berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan terkait kemungkinan penambahan jumlah agen, untuk mempercepat proses pendataan dan mencapai target yang telah ditetapkan.(Adv Diskominfo Balikpapan)

www.swarakaltim.com @2024