BALIKPAPAN,Swarakaltim.com. Gedung baru DPRD Kota Balikpapan memang telah berdiri dan secara fisik dinyatakan rampung. Namun, bangunan yang menelan anggaran sekitar Rp140 miliar tersebut belum sepenuhnya siap digunakan karena masih berada dalam masa pemeliharaan.
Di tengah proses tersebut, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan menemukan persoalan yang lebih serius, yakni hilangnya sejumlah kabel instalasi pendingin ruangan (AC) serta peralatan kerja di kawasan gedung.
Kepala Dinas PU Kota Balikpapan, Rita, mengatakan persoalan fasilitas yang muncul belakangan tidak serta-merta menunjukkan kegagalan pekerjaan konstruksi. Sebab, gedung masih berada dalam tahapan pemeliharaan dan pemeriksaan fasilitas.
“Sebenarnya masa pemeliharaan kita memang belum selesai. Masa pemeliharaan kita untuk tahap tiga itu akan selesai di bulan Desember 2027,” kata Rita saat dikonfirmasi, Senin (17/8/2026).
Menurut Rita, pengecekan dilakukan setelah pimpinan DPRD meminta agar gedung baru dapat dimanfaatkan untuk aktivitas kedewanan. Dinas PU kemudian memeriksa sejumlah ruangan, termasuk ruang paripurna dan ruang komisi.
Hasil pemeriksaan menunjukkan beberapa fasilitas perlu mendapat penanganan. Salah satunya instalasi AC yang tidak lagi lengkap karena kabelnya hilang.
“Cuma pada saat masa pemeliharaan ini masih berjalan, ternyata kabel AC itu hampir semua tercuri, awal kita pasang berfungsi,” ujarnya.
Persoalan kehilangan kabel AC ternyata bukan satu-satunya masalah yang ditemukan Dinas PU. Rita juga mengungkapkan sejumlah peralatan kerja milik pekerja turut hilang di kawasan gedung.
Menurutnya, kondisi tersebut berkaitan dengan belum tersedianya pagar pengamanan secara menyeluruh di sekeliling gedung.
“Terus terang karena belum ada pagar di sekeliling gedung kantor Dewan yang baru, banyak alat kerja daripada pekerja kami juga sore hilang, pagi sudah hilang,” ungkap Rita.
Kondisi ini menjadi perhatian Dinas PU karena gedung tersebut akan digunakan sebagai pusat aktivitas DPRD. Rita meminta Sekretariat DPRD dan pimpinan dewan turut memperkuat pengamanan sebelum gedung digunakan secara rutin.
“Saya minta kepada pihak Setwan maupun Ketua Dewan, tolong keamanan terhadap bangunan ini juga diperhatikan,” tegasnya.
Dinas PU juga telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Ketua DPRD dan Setwan agar dapat segera ditindaklanjuti.
Selain AC, sistem air di gedung baru DPRD juga masih diperiksa. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan instalasi air, pompa, serta komponen pendukung lainnya berfungsi sesuai kebutuhan.
“Air ini tergantung dengan instalasi dan kebutuhan. Hari ini juga sudah dicek sama teman-teman gedung pemerintah,” kata Rita.
Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting dilakukan sebelum gedung digunakan secara maksimal. Dengan begitu, persoalan teknis dapat diketahui dan ditangani sejak awal.
Rita menjelaskan pembangunan gedung DPRD Balikpapan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama dan kedua merupakan pekerjaan konstruksi utama, sementara tahap ketiga mencakup penyelesaian interior, arsitektur, elektrikal, plumbing, hingga sejumlah fasilitas pendukung.
Rita menegaskan kondisi gedung yang telah selesai secara fisik tidak otomatis berarti seluruh fasilitas telah bebas dari proses pemeliharaan. “Jadi bangunan sudah selesai. Pembangunan tahap satu, dua, dan tiga terakhir di Desember 2027. Tinggal fasilitas instalasi di dalam saja,” jelasnya.
Terkait kabel AC yang hilang, Dinas PU memastikan persoalan tersebut berbeda dengan kerusakan perangkat yang menjadi tanggung jawab penyedia.
Rita mengatakan garansi penyedia AC hanya mencakup kerusakan perangkat, bukan kehilangan komponen akibat faktor eksternal.
“Karena kelalaian, pihak Daikin tidak menanggung untuk yang seperti itu. Mereka hanya menggaransi kerusakan,” ujarnya.
Karena itu, Dinas PU meminta pihak yang nantinya menggunakan gedung turut bertanggung jawab menjaga fasilitas yang telah tersedia.
Rita berharap kejadian kehilangan maupun kerusakan fasilitas tidak kembali terjadi ketika gedung mulai digunakan secara penuh.
“Mudah-mudahan dari pihak Setwan bisa menindaklanjuti juga hal-hal yang sudah terjadi sekarang. Tolong dijaga, jangan ada dorongan atau perlakuan yang bisa merusak fasilitas,” katanya.
Dinas PU memastikan pengecekan instalasi air, AC dan fasilitas pendukung lainnya akan terus dilakukan. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari proses memastikan gedung baru DPRD Balikpapan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga benar-benar siap digunakan untuk menunjang kegiatan kedewanan.( Adv Diskominfo Balikpapan)