SAMARINDA, Swarakaltim.com – Keberhasilan Kota Samarinda mencapai status bebas buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) 100 persen menjadi pijakan penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kini menegaskan komitmennya untuk mempertahankan capaian tersebut secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, Ismed Kusasih, menyampaikan bahwa target dan fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah menjaga kelestarian status ODF hingga jangka panjang.
“Yang jelas komitmen kita adalah berusaha mempertahankan status Open Defecation Free ini sampai tahun 2030. Bentuk komitmen ini nantinya akan dikuatkan langsung melalui arahan serta kebijakan dari kepala daerah,” ujar Ismed saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2026).
Ismed menjelaskan bahwa dari sisi teknis Dinas Kesehatan, kunci utama dalam mempertahankan status ODF terletak pada edukasi dan pembenahan pola pikir masyarakat agar tidak kembali ke kebiasaan lama.
“Di tingkat OPD, khususnya Dinas Kesehatan, bentuk kegiatannya berfokus pada masalah perilaku masyarakat. Edukasi rutin terus kita lakukan untuk memberikan pengertian agar warga tidak lagi buang air besar sembarangan. Dari sisi sarana fisik, masyarakat kita arahkan untuk memiliki jamban yang dilengkapi dengan tangki pembuangan (septic tank) yang memenuhi standar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ismed menekankan bahwa keberlanjutan program ODF tidak dapat dibebankan kepada satu instansi saja, melainkan membutuhkan pembagian peran dan kerja sama lintas sektor yang terintegrasi di bawah pimpinan Wali Kota Samarinda.
“Masalah ODF ini tidak bisa hanya ditangani oleh satu dinas saja, harus ada keterlibatan dari berbagai pihak. Makanya komitmen ini dibuat langsung oleh kepala daerah yang membagi pembagian tugas (job desk) masing-masing. Dinas Kesehatan fokus pada intervensi perilaku, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) membangun sarana fisik dan septic tank komunal di tingkat kelurahan, sedangkan kepastian distribusi air bersihnya disokong oleh Perumda Tirta Kencana,” pungkas Ismed.(DHV)