Nongkrong Produktif hingga Malam dan Akhir Pekan di Perpustakaan Kaltim

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Tak perlu menunggu siang untuk menikmati suasana perpustakaan. Masyarakat Kalimantan Timur kini bisa nongkrong produktif hingga malam hari, bahkan memanfaatkan layanan perpustakaan pada akhir pekan, setelah Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur memperpanjang jam operasionalnya sejak Senin (5/10/2026).

Perubahan jam layanan ini membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk membaca, belajar, berdiskusi, mengerjakan tugas maupun berkegiatan di ruang-ruang yang telah disiapkan Perpustakaan Kaltim.

Pelayanan kini dibuka Senin hingga Kamis mulai pukul 07.30 hingga 20.00 WITA. Sedangkan pada Jumat dan Sabtu, layanan dibuka pukul 08.00 hingga 15.00 WITA.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, Ir. Lisa Hasliana, M.Si., mengatakan penerapan waktu operasional baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Kaltim.

Menurut Lisa, perpustakaan harus mampu menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk berkegiatan, tidak hanya kedai kopi maupun pusat perbelanjaan. Perpustakaan saat ini dituntut menjadi rumah untuk berkarya bagi masyarakat.

“Co-Working Space seperti Ruang Diskusi dan Ruang Lesehan sudah tersedia di lantai 3. Serta di lantai 1 Ruang Perpustakaan Digital dan Otomasi dengan kecepatan Wifi 100 Mbps. Jika ingin melakukan kunjungan di Jumat dan Sabtu juga bisa dilakukan, kita akan ajak Library Tour,” papar Lisa.

Untuk memberikan kenyamanan lebih kepada pengunjung, Perpustakaan Kaltim juga menyediakan tas yang dapat digunakan selama berada di perpustakaan sehingga pengunjung tidak perlu repot membawa barang-barangnya.

Selain itu, koleksi buku juga terus diperbarui. Pada 2026, Perpustakaan Kaltim telah menambah 338 eksemplar dari 199 judul buku.

Lisa mengapresiasi animo masyarakat serta dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang mendorong Perpustakaan Kaltim terus memberikan pelayanan terbaik.

Ia juga mengimbau masyarakat, termasuk mitra literasi, pegiat dan komunitas yang ingin berkegiatan agar memanfaatkan fasilitas yang tersedia di Perpustakaan Kaltim.

“Sekarang zamannya perpustakaan bertransformasi inklusi sosial. Jadi, ruangan dapat dimanfaatkan untuk bekerja, diskusi, mengerjakan tugas, dan aktivitas lainnya. Akan ada petugas sebagai penanggung jawab yang ditunjuk sebagai narahubung apabila masyarakat ingin berkegiatan menggunakan fasilitas ruangan perpustakaan,” ungkap Lisa.

Lisa menjelaskan, perpanjangan jam layanan tersebut juga merupakan respons atas tingginya permintaan masyarakat yang menginginkan pelayanan perpustakaan kembali berjalan dengan waktu yang lebih panjang seperti sebelum pandemi Covid-19.

Antusiasme masyarakat tersebut menjadi salah satu dasar DPK Kaltim membuka layanan hingga malam hari sekaligus pada akhir pekan.

Untuk mendukung operasional tersebut, petugas diterapkan dalam dua shift penjagaan. Shift pagi berlangsung pukul 07.30-16.00 WITA, sedangkan shift siang pukul 12.00-20.00 WITA.

“Semua jenis pelayanan di seluruh lantai juga dibuka, sehingga masyarakat tetap bisa memperoleh layanan kendati malam hari atau pada saat akhir pekan,” jelas Lisa.

Dengan pola layanan tersebut, Perpustakaan Kaltim tak hanya menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas produktif.

Perpustakaan Kaltim berkomitmen terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kritik dan saran juga terbuka sebagai bagian dari upaya pengembangan perpustakaan yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda No. 4 Samarinda tersebut.(dho/dpk)

www.swarakaltim.com @2024