CSR Baktiku Negeriku dari Telkomsel Hadir di Desa Bangun Rejo Kukar

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Berkomitmen mendukung pembangunan Indonesia melalui teknologi, Telkomsel konsisten menghadirkan program-program berbasis digital hingga ke wilayah pelosok. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberi nama Baktiku Negeriku (BN) yang telah hadir sejak tahun 2017 dan 4 -5  Maret  2020 kegiatan ini hadir di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten  Kutai Kartanegara Kalimantan Timur.

Acara   Baktiku Negeriku (BN) yang digelar selama 2 hari di Kantor  Desa Bagun Rejo ini melibatkan  berbagai unsur masyarakat ada Desa Bangun Rejo seperti kader PKK, Pemuda Pemudi Karang Taruna, Gapoktani dan Bumdes  dibuka oleh General Manager Consumer Sales Regional Kalimantan Ismu Widodo dan hadir pula Kepala Desa Bangun Rejo Suprapto serta Perwakilan dari Kecamatan Tenggarong Seberang dan perwakilan  dari Polsek.

“Sebagai perusahaan yang beroperasi dekat dengan masyarakat, Telkomsel ingin terus berbuat dan memberikan manfaat lebih kepada lingkungannya. Program CSR Baktiku Negeriku merupakan  wujud nyata dukungan Telkomsel dalam mengembangkan potensi masyarakat khususnya di Desa Bangunrejo ini,“ ucap Ismu dalam sambutannya.

Lebih lanjut Ismu Widodo menyampaikan mereka melihat banyak hal yang bisa dikembangkan di Desa Bangun Rejo ini di era digital saat ini  sebagai desa yang memiliki berbagai potensi  pertanian seperti padi, lombok, jagung dan palawija, serta potensi lainnya dari peternakan, perikanan dan pariwisata.

“Apalagi Desa Bangun Rejo terpilih sebagai salah satu desa percontohan di Kecamatan Tenggarong Seberang. Untuk itulah kami hadir disini agar kami bisa membantu masyarakat yang ada di Desa ini melalui pelatihan mengenai pemanfaatan teknologi informasi yang harapannya dapat  meningkatkan daya kompetisi masyarakat sehingga dapat berkontribusi nyata dan positif terutama dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Rangkaian kegiatan kegiatan Baktiku Negeriku ini diisi rangkaian materi penggunaan aplikasi Baktiku Negeriku, digital payment berupa pelatihan kepada masyarakat mengenai payment & data menggunakan LinkAja, cara memanfaatkan LinkAja sebagai digital payment di desa, serta e-commerce edukasi penggunaan dan pemanfaatan aplikasi Rego Pantes dan berbagai materi tentang peningkatan kesejahteraan petani melalui management digital yang melingkupi emphatize, define, ideate, dan prototype. Baik Camat maupun Kepada Desa Bangun Rejo menyambut baik kegiatan CSR Telkomsel Baktiku Negeriku ini.

Kepala Desa Bangun Rejo Suprapto menyampaikan  terima kasih  atas kehadiran CSR Telkomsel di Desa Bangun Rejo yang dipimpinnya.

“Ini berkah dari Tuhan buat desa kita dan juga  buat seluruh masyarakat  yang ada di wilayah kita dan mengajak seluruh  elemen masyarakat yang ada khususnya para generasi muda, para Gapoktani, Bumdes dan Ibu -Ibu PKK  untuk bisa memanfaatkan kesempatan yang sangat luar biasa ini dengan sebaik baiknya demi untuk kesejahteraan dan kemajuan desa tercinta kita dengan mengikuti  perkembangan kecanggihan teknologi di era saat ini,” katanya.

Rangkaian kegiatan Baktiku Negeriku selain diisi dengan berbagai pelatihan yang akan membuka wawasan  masyarakat  untuk mengenal teknologi pertanian, perikanan yang sudah banyak dikembangkan, juga konsep pertanian cerdas, hingga sistem penjualan yang sudah harus lebih efisien dan menjangkau lebih banyak Kawasan  juga dilakukan pemberian bantuan Digital Center, pemilihan Agent of Change (AOC) dan pemberian bantuan pupuk dan bibit kepada masyarkat.

Di akhir sesi materi edukasi, diperkenalkan juga aplikasi Baktiku Negeriku yang dapat diakses secara gratis oleh siapa saja dan dimana saja. Baktiku Negeriku mengeluarkan platform informasi yang dapat diakses melalui aplikasi mobile dan website (www.baktikunegeriku.com).

Platform ini memberi dan pengetahuan terkait industri pertanian, peternakan dan perikanan yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna aplikasi untuk keperluan industri masing-masing. Selain itu, ada juga fitur Forum yang dapat digunakan tiap pengguna aplikasi untuk saling memberi informasi dan bertukar pendapat dengan pengguna lainnya.

DUA GELAR CHAMPION
Program ini, berhasil mendapat pengakuan sebagai Champion bersama 72 karya pilihan lainnya dari seluruh dunia yang menyisihkan 1062 inisiatif dalam kompetisi ajang bertaraf internasional bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) The World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2019 yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa – Swiss, 9 April 2019.

Melalui tahapan seleksi secara ketat oleh International Telecommunication Union (ITU) sebagai badan tertinggi PBB pada bidang teknologi dan informasi, BN memenangi dua kategori sekaligus dari 18 kategori yang dikompetisikan. Yaitu kategori e-business dengan proyek Baktiku Untuk Petani dan kategori e-agriculture untuk submisi kegiatan Baktiku Negeriku.

Dalam kategori e-business, Telkomsel mengunggulkan inisiatif ‘Baktiku Untuk Petani’ sebagai bagian dari program Baktiku Negeriku yang mengenalkan platform dan aplikasi pemasaran melalui daring (e-commerce) sebagai solusi kepada petani untuk mengurangi ketergantungan pada perantara atau tengkulak yang biasanya bertindak sebagai jembatan antara petani dan konsumen.

Dengan aplikasi ini, petani memiliki keleluasaan dalam bertransaksi jual-beli langsung dengan konsumennya.

Sementara itu, kategori e-agriculture mengusung karya pilihan program Baktiku Negeriku dengan menghadirkan platform serta aplikasi yang mendukung program edukasi kepada masyarakat desa. Edukasi yang diberikan meliputi kewirausahaan, literasi keuangan dan pemasaran secara digital melalui pemanfaatan platform aplikasi digital yang juga bernama Baktiku Negeriku.

Penganugerahan pemenang diberikan langsung oleh Sekretaris Jenderal ITU, Houlin Zhao. Para Champion WSIS Prizes tersebut didampingi khusus oleh Direktur Jenderal Pos dan Pemberdayaan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Prof. Ahmad M Ramli bersama dengan Hasan Kleib (Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa), WTO dan organisasi internasional lainnya bersama Delegasi RI.(dho)

Bagikan:

Related posts