Rakor dan Silaturahmi Instansi Pemerintah Dengan Pjs Bupati Mahulu

Caption: Foto bersama Pjs Bupati Mahulu, Gede Yusa dengan isntansi pemerintah forkopimda, Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan dan Pj Sekda Mahulu Stephanus Madang, Kamis (1/10/2020).

MAHAKAM ULU, Swarakaltim.com – Untuk pertama kalinya Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Mahakam Ulu, Drs Gede Yusa, SH, menggelar rapat koordinasi dengan seluruh jajaran pemerintahan di Lamin Adat Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kamis (1/10/2020).

Rakor yang juga dihelat dengan silaturahmi itu, dilakukan untuk lebih mengenal dan memahami program kerja yang akan dilakukan jajaran Pemkab Mahulu serta memastikan tahapan pelaksanaan Pemilukada 2020 terlaksana dengan baik.

Turut hadir mendampingi, Pj Sekda Mahulu, Stephanus Madang, Ketua DPRD Mahulu, Novita Bulan, para Asisten Setdakab, Dansatgas Pamtas Yonif Raider 200/BN, Mayor Inf Andy Irawan, Kapolsek Long Bagun AKP Purwanto, Danramil 03/Long Bagun Lettu Inf I Wayan Sudiarsa dan Kepala OPD setempat.

“Atas nama pribadi mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Kaltim Isran Noor yang telah mempercayakan saya, menjadi Pjs Bupati Mahulu, walaupun hanya sementara,” ungkap Gede Yusa kepada wartawan, disela kegiatan tersebut.

Ia pun menjelaskan mengenai tugas dan amanah yang diberikan kepadanya selama kurang lebih 71 hari, dikarenakan Bupati dan Wakil Bupati diwilayah ini, mendapat cuti untuk maju sebagai kandidat dalam Pilkada serentak 9 Desember 2020.

Harapannya, bahwa kehadirannya di Bumi Urip Keriman itu dapat memberikan kesan yang baik, demi berjalannya roda pemerintahan di tengah Pandemi Covid-19, dan menyambut pesta demokrasi Pilkada Mahulu 2020.

“Ada beberapa hal yang diamanahkan kepada saya selama bertugas disini. Pertama memimpin pelaksanaan pemerintahan, memfasilitasi pemilihan bupati dan wakil bupati dan menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mahulu,” tukasnya.

Selain itu, Gede Yusa juga ditugaskan sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Mahulu, yang saat ini masuk dalam daftar 10 kabupaten/kota di Kaltim, dengan katagori wilayah zona kuning.

“Terkait dengan penanganan Covid-19 ini. kita lakukan koordinasi kepada semua instansi terkait. Mulai dari pola penanganan hingga sejauh mana perkembangannya. Serta dampak sosial terhadap penyaluran bantuan kepada masyarakat. Semoga Mahulu bisa kembali ke zona hijau seperti sebelumnya,” imbuh Gede.

Tidak hanya itu, ia meminta kepada seluruh masyarakat diwilayah ini untuk meningkatkan kewaspadaan dalam mematuhi aturan pemerintah dan menjaga kesehatan, serta wajib konsisten menjalani penerapan protokol kesehatan (Prokes) dengan tertib dan teratur.

“Dengan kondisi pandemi Covid-19 yang belum usai, saya mengajak seluruh yang hadir untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan dalam beraktivitas. Sehingga kita dapat memutus mata rantai penyebaran virus pendemi ini,” tuturnya.

Penulis : Alfian

Editor : Redaksi (SK)

Bagikan:

Related posts