Samarinda Rancang Sentra Industri Kecil

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Dinas Perindustrian kota Samarinda mempresentasikan hasil masterplan dan perencanaan teknis pembuatan Sentra Industri Kecil (SIK) Usaha Kapal Kayu dan SIK Usaha Olahan Kayu dihadapan Walikota Samarinda beserta jajaran Pemkot Samarinda.

“Bagus sudah ini, ayo aja saya secara prinsip setuju sekali apalagi ini untuk pengembangan dan pembinaan para Industri Kecil di kota Samarinda, bagaimana ini tinggal Bappeda aja” ucap H. Syaharie Jaang spontan sambil melihat ke Kepala Bappeda kota Samarinda H.Ananta Faturrozy saat mendengar presentasi di aula rumah jabatan walikota Samarinda baru-baru ini.

Selanjutnya Walikota juga mengusulkan kembali satu lokasi baru untuk segera di survey karena menurutnya cukup bagus dan ideal untuk SIK Usaha Kapal Kayu selain yang telah direncanakan.

“Kalau untuk SIK Usaha Olahan Kayu saya sependapat saja dengan perencanaan yang dibuat ini di kelurahan Tani Aman memang tanah pemkot juga sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik, tapi untuk SIK Usaha Kapal Kayu saya usulkan lokasi baru selain yang ada ini di kelurahan Harapan Baru,” lanjutnya.

Secara umum dia bangga dan apresiasi semoga bisa segera dilanjutkan ke DED-nya untuk bisa dimasukan di penganggaran tahun depan.

“Lanjutkan aja ini segera proses tahapan berikutnya menjadi DED, nanti anggaran bisa kita koordinasikan bisa melalui APBD Kota, Bankeu Provinsi atau DAK pusat,” serunya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindusrian Kota Samarinda Muhammad Faisal mengatakan bahwa kegiatan perencanaan ini sudah dimulai sejak tahun 2019 yang lalu dengan membuat kajian mengenai usaha kapal kayu dan usaha olahan kayu ini.

“Setelah kami mendapat data-data pendukung yang akurat dan kelayakannya kemudian awal tahun ini kami bertemu dengan para pengrajinnya melakukan FGD, setelah itu dibuatkanlah masterplan dan perencanaan teknis yang kami presentasikan hari ini,” ujar mantan Kadispar ini.

Faisal bersyukur Walikota Samarinda dan jajaran Pemkot lainnya yang hadir pada hari itu menunjukan apresiasi dan dukungannya, terutama untuk konsep bangunan dan persetujuan lokasi yang rencana digunakan.

“Alhamdulillah, tadi pak Jaang sangat antusias dan mendukung konsep ini, sehingga segera kami kejar DED-nya, mudahan bisa diakomodir di APBD murni seperti yang diminta pak Wali tadi minimal salah satu sentra industri, syukur kalau bisa langsung keduanya,” pungkas Faisal kepada wartawan.(don/kmf-smd)

Bagikan:

Related posts