Dwi Haryono : TPS Steril dan Pemilih Diatur Jadwal Kedatangannya di TPS

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Memiliki target partisipasi pemilih 77,5 persen, KPU Samarinda menjadikan penting menggencarkan sosialisasi, terutama materi agar pemilih mau datang dengan jaminan keamanan dari Covid-19.

Upaya mencapai target, KPU kota Samarinda telah memiliki 10 Relawan Demokrasi (Relasi) sesuai basis (Komunitas) yakni Basis menangani Ibu – Ibu (Perempuan), Basis menangani Pemilih Pemula, Basis berkebutuhan khusus (Disabilitas), Basis Kelompok Marjinal (wilayah pinggiran) dan lainnya.

“Kita sudah memiliki relawan demokrasi yang terus melakukan sosialisasi. Baik di ruangan khusus maupun menyasar ke tempat-tempat keramaian seperti di mal-mal. Kita berusaha masuk semua lini,” ucap Komisioner KPU Kota Samarinda Devisi Perencanaan Program, Data dan Informasi (Prodatin) Dwi Haryono S.Sos, M.Si seusai menghadiri sosialisasi di Dinas Damkar baru-baru ini.

Dikatakanny poin penting dalam kegiatan sosialisasi adalah informasi dalam masa pandemi Covid-19 bahwa Tempat Pemilihan Suara (TPS) di buat oleh KPU itu aman dan sehat dari wabah tersebut.

“Kita sampaikan aman karena memang sebelum kegiatan disemprot Disinfektan, para pemilih akan dicek suhu badannya terlebih dahulu, pemilih diwajibkan untuk memasang sarung tangan saat memilih yang telah di fasilitasi oleh KPU dan petugas KPPS,” terangnya.

Tak hanya itu, lanjutnya Para KPPS juga sebelumnya telah memenuhi fase dan telah mengikuti test rapid saat mencalon diri menjadi petugas KPPS.

“Dan para pemilih juga akan dibatasin serta diaturkan jadwal kedatangannya di TPS, dengan menuliskan waktunya atau jam pada Form C pemberitahuan nantinya,” tukasnya.(dho)

Loading