Kasus Covid-19 di Berau Menurun, Vaksin Terus Berlangsung, Sekolah Tatap Muka Nanti Dulu

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Berau Murjani

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com Beberapa hari terakhir kasus corona virus disease 2019 (covid-19) di Kabupaten Berau tren nya menurun. Bahkan kasus yang sampai menyebabkan ada pasien positif corona meninggal dunia juga nihil.

Namun kondisi itu bukan berarti protokol kesehatan (prokes) dan ketentuan ketentuan lain guna memerangi covid-19 dilonggarkan.

Disisi lain Vaksin juga terus berlangsung di Bumi Batiwakkal dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Tetapi hal sekolah tatap muka kembali nanti dulu.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Berau Iswahyudi saat dikonfirmasikan via HP. Kalau mengacu perkembangan kasus covid saat ini yang mana tiap hari masih selalu ada penambahan kasus positif namun tidak sebanyak beberapa minggu lalu.

“Jadi untuk sekolah tatap muka kita lihat kasus Covid-19 terlebih dahulu jadi tidak serta merta, memang sebetulnya kasus Covid-19 kita ini sudah reda termasuk di kampung-kampung hanya di Kecamatan Tanjung Redeb yang masih tinggi sehingga masyarakat harus tetap hati-hati. Tinggal prokes yang perlu diperhatikan jika mau menerapkan kembali sekolah tatap muka. Tetapi jika tidak bisa menerapkan Prokes dengan baik dan disiplin lebih baiknanti dulu,” ungkap Iswahyudi.

Memang kalau mengacu pada arahan Pemerintah pusat (Pempus) tambahnya, bulan Juli 2021 mendatang direncanakan pembukaan sekolah tatap muka. Keputusan tersebut direncanakan setelah guru menjadi prioritas vaksinasi Covid-19 dan ditargetkan selesai pada bulan Juni 2021.

Di Kota Sanggam saat ini memang terus lanjutkan realisasi vaksin covid sampai ke masyarakat luas guna memerangi secara total penyebaran corona ini. Meski sudah vaksin pun kalau kasus masih terus bertambah, saya secara pribadi menyarankan untuk pelaksanaan sekolah tatap muka sangat perlu dilakukan pembahasan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta Satgas Covid-19,” ujarnya mengakhiri.

Murjani: Boleh Sekolah Tatap Muka Kecamatan Masuk Zona Hijau
Masalah sekolah tatap muka kembali menurut kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Murjani masih akan melakukan koordinasi sambil melihat perkembangan kasus Covid-19 di Bumi Batiwakkal, Berau.

Diakui beliau, bahwa pihaknya banyak mendapat keluhan tenaga pengajar maupun orang tua siswa dengan sistem belajar online atau daring sekarang ini yang dinilai tidak terlalu efektif. “Jadi untuk memulai kembali sekolah tatap muka paling tidak wilayah Kecamatan itu sudah masuk zona hijau,” katanya.

Itupun lanjut Murjani, belum boleh seperti biasa karena harus tetap antisipasi selama pandemi ini belum berlalu secara total. Artinya bisa sekolah tatap muka tetapi pertemuannya satu minggu sekali ata dua kali saja dalam kelas.

“Namun sekali lagi kebijakan itu bagi yang kecamatan sudah zona hijau karena guru juga banyak mengeluhkan kondisi mereka harus mendatangi satu persatu siswanya untuk memberi pelajaran, sehingga kalau sudah hijau akan dipertimbangkan,” jelasnya.

Kembali Murjani menegaskan kalaupun sekolah dengan sistem tetap muka dilakukan masih tetap memperhatikan kondisi Covid-19. Namun untuk wilayah blank spot dan sudah masuk zona hijau maka diupayakan bisa dilakukan sistem belajar tatap muka dengan prokes ketat.

“Untuk belajar saat ini sampai kenaikan kelas besar kemungkinan semua dilakukan daring atau online, kalaupun nanti ada tatap muka itu khusus yang wilayahnya memang sudah zona hijau. Itupun kebijakan kami jamnya dikurangi sebagai jaga jaga kalau covid ini belum tuntas berakhir didaerah kita tercinta ini, Murjani. (NHT/***)

Publisher : Alfian (SK)

Bagikan:

Related posts