Gebyar Vaksinasi Bagi ODGJ dan Penyandang Disabilitas

Staf Ahli Gubernur Bidang SDA, Perekonomian dan Kesra  Noor Albarakati saat mewakili Wakil Gubernur Kaltim membuka Gebyar Vaksinasi Covid-19 di RSJD AHM Samarinda.

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Sebanyak 42 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan penyandang disabilitas mengikuti vaksinasi  yang dilaksanakan oleh Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam (RSJD AHM) Samarinda. Ini merupakan bagian dari program vaksinasi tahap 3 dengan target ODGJ dan penyandang disabilitas sesuai Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/598/2021.

Di Kaltim sendiri target ODGJ dan penyandang disabilitas yang akan divaksin diperkirakan mencapai 4.122 orang, sementara yang hari ini divaksin baru berjumlah 42 orang.

“Jadi jangan lihat persentasenya hanya satu persen. Yang penting, RSJD Atma Husada Mahakam sudah memulai dan ini harus kita dukung. Harus dilanjutkan sampai seratus persen,” kata Staf Ahli Gubernur Bidang SDA, Perekonomian dan Kesra  Noor Albarakati saat mewakili Wakil Gubernur Kaltim membuka Gebyar Vaksinasi Covid-19 Bagi ODGJ dan Penyandang Disabilitas di RSJD AHM Samarinda, dikutip Swara Kaltim melalui berita Biro Humas Setprov Kaltim, Rabu (16/6/2021).

Noor Albarakati menegaskan bahwa semua bisa divaksin, tidak terkecuali para ODGJ dan penyandang disabilitas.  Ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir untuk melayani rakyat.

“Jangan takut. Masyarakat harus percaya terhadap upaya pemerintah. Semua demi kebaikan, demi kesehatan dan keselamatan kita bersama,” ajak Noor Albarakati. 

Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda Jaya Mualimin berharap  program  vaksinasi ini akan dilanjutkan oleh kabupaten dan kota. Sedangkan untuk penyandang disabilitas pihaknya bekerjasama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kaltim untuk pendampingan.

“Salah satu kesulitan teknis kita untuk vaksinasi ini karena banyak ODGJ tidak punya NIK (nomor induk kepegawaian),” ungkap Jaya Mualimin.

Karena itu pihaknya juga bekerjasama dengan Disdukcapil dan Dinas Sosial untuk mendata agar ODGJ memiliki NIK sehingga memudahkan mereka untuk proses vaksinasi ini.

Syarat teknis berikutnya ODGJ yang akan divaksin harus berusia di atas 18 tahun dan memenuhi standar kesehatan untuk divaksin, seperti aman dari risiko komorbid. Khusus Kota Samarinda target ODGJ yang akan divaksin berjumlah 988 orang.

Saat pembukaan Gebyar Vaksinasi Covid-19 Bagi ODGJ dan Penyandang Disabilitas di RSJD AHM tampak hadir Kepala Dinas Sosial Samarinda Ridwan Tasa. Noor Albarakati juga menyaksikan langsung proses vaksinasi kepada para ODGJ dan penyandang disabilitas.(aya/sk)

Editor : Redaksi

Publisher : Alfian (SK)

Bagikan:

Related posts