Tahun 2022 Disnaker Genjot Pelatihan Bagi Pencaker

Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) kota Balikpapan

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com – Pemerintah Kota Balikpapan akan menggiatkan program pelatihan kerja bagi warga Balikpapan dengan menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kaltim yang ada di Balikpapan.

Program ini masuk pada APBD 2022 mendatang sesuai dengan visi misi wali kota Balikpapan 2021-2024. Agar para pencari kerja di kota Balikpapan memiliki kemapuan dan keahlian sebelum diterima bekerja.

Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) kota Balikpapan, Djonaziansjah mengatakan untuk program 2022 akan menyesuaikan dengan program Wali Kota Balikpapan. Yakni peningkatan kemampuan kepada masyarakat Balikpapan , seperti para pencari kerja di Kota Balikpapan dengan melakukan pelatihan.

Menurutnya pencari kerja harus memiliki skill terlebih dahulu sebelum betul-betul terjun di perusahaan . “ Nanti akan diberikan pelatihan. Sebab tidak bisa langsung kerja kalau tidak memiliki keahlian. Jadi intinya harus diberikan pelatihan dan pematangan,”ujarnya belum lama ini pada Swara Kaltim.

Mantan Camat Kota ini menyebutkan kurang lebih sebanyak 4.100 para pencari kerja yang ada di kota Balikpapan. Jumlah tersebut merupakan para pencari kerja yang telah terdata di Disnaker kota Balikpapan. Sedangkan yang belum terdaftar masih banyak lagi.

Menurutnya, untuk mengurangi jumlah para pencari kerja di kota Balikpapan, tidak hanya tanggung jawab Disnaker saja. Jadi semua unsur OPD terkait harus terlibat, seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Koperasi UMKM Dan Perindustrian.

“Selain itu, pengendalian urbanisasi dan imigrasi penduduk harus terkendali dengan baik, agar tidak terus bertambah. Karena dampak sosial dari migrasi tersebut adalah pengangguran. Oleh sebab itu, pemerintah harus bisa memancing para investor untuk berinvestasi di kota Balikpapan,” katanya.

Karena itu kordinasi dengan OPD makin dimantapkan seperti masuknya investor ke Balikpapan harus betul-betul diberikan kemudahan. OPD lain seperti Pariwisata harus kreatif dengan menciptakan tempat Wisata di kota Balikpapan agar bisa menyerap Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga pengangguran di kota Balikpapan dapat berkurang.

“Jadi tidak hanya Disnaker saja yang terlibat untuk mengatasi pengangguran di kota Balikpapan. Tapi semua OPD terkait juga harus membantu. Pihaknya juga berencana akan bekerjasama dengan BLK untuk mengurangi angka pengangguran di kota Balikpapan,” tutupnya.(SIS)

Penulis : S. Iman Santoso
Publisher : Rina

Bagikan:

Related posts