Rahmad Masud melepas jenazah Dokter Syukriati Sp.An

Walikota Balikpapan H Rahmad Masud berpeci hitam.

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com – Kota Balikpapan kembali kehilangan sosok Dokter Syukriati Sp.An yang meninggal akibat terpapar virus Covid 19 pada pukul 1.18 Wita. Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud pada berkesempatan tersebut turut serta melepas langsung jenazah almarhum Dokter Syukriati Sp.An di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD), Rabu (4/8/2021) sekitar pukul 15.50 wita.

“Atas nama Pemerintah Kota saya ucapkan dukacita dan atas wafatnya salah satu dokter terbaik yang kita miliki. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan, sebagaimana kita ketahui bersama almarhumah merupakan salah satu tenaga kesehatan yang selama ini terlibat dan cukup besar dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kota Balikpapan,” tutur Rahmad

Sementara itu, Direktur RSKD Eddy Iskandar mengatakan, sebelum meninggal almarhumah sempat dirawat di RSKD selama 10 hari, dalam perawatannya tersebut almarhumah bolak balik keluar ruang ICU.

“Memang sebelum meninggal kondisi almarhumah sempat membaik sehingga sempat dipindah ke ruang biasa, tapi kemudian kondisi memburuk dengan saturasi oksigennya menurun sehingga dibawa lagi ke ruang ICU,” jelas Eddy.

Dikatakan Eddy, almarhumah Dokter Syukriati keseharian bertugas di Rumah Sakit Balikpapan Baru dengan spesialisnya anastesi.

“Almarhumah diketahui juga punya komorbid pada auto imun atau daya tahan tubuh yang berkurang,” akunya.

Hingga saat ini total sudah ada empat dokter yang meninggal akibat terpapar Covid-19 yang bertugas di RSKD.

Begitupun dengan nakes yang terpapar jumlahnya mencapai 25-50 orang yang rata-rata menjalani isolasi mandiri.

“Kebanyakan nakes ini mereka yang tugasnya diluar penanganan covid, tapi ada juga nakes yang terpapar akibat dari merawat pasien yang memang terpapar Covid-19,” tutupnya.(SIS).

Penulis : S. Iman Santoso
Publisher : Rina

Bagikan:

Related posts