Persaudaraan PKS dan KH. Habib Mahdar Abu Bakar Al Qadri,MA Ketua MUI Balikpapan

BALIKPAPAN, Swarakaltim.com – Kunjungan Silahturahmi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD ( Dewan Perwakilan Daerah) Kota Balikpapan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Balikpapan diterima langsung oleh KH. Habib Mahdar Abu Bakar Al Qadri,MA Ketua MUI Balikpapan didampingi pengurus Ustad Bustomi dan Ustad Mustain dengan suasana keakraban dan persaudaraan Jum’at, (16/9/’22).

*Semoga pertemuan silahturahmi MUI dan PKS saling memberikan nilai-nila positif untuk kebaikan bersama dan ummat,” ujar Ustad Mustain mewakili Sekretaris MUI sebagai pemandu saat membuka pertemuan.

KH. Habib Mahdar Abu Bakar Al Qadri,MA sosok Ketua MUI Balikpapan yang ramah, terbuka dan bijaksana. Sebagai Ketua MUI dan tokoh agama, pemilik pesantren yang kita hormati,. Habib Mahdar sebagai mana biasa di sapa di masyarakat. Pemikiran dan perannya sangat dibutuhkan, dihargai oleh lembaga sosial dan dakwah di Kaltim. Tidak sedikit nama Habib Mahdar ada dalam suatu lembaga organisasi sosial masyarakat sebagai penasehat atau pembina.
“Bukan saya menolak suatu amanah atau jabatan. Terlalu banyak juga kurang baik. Kelak amanah itu akan dipertanggungjawabkan. Namun jika ditawarkan untuk perjuangan berbuat kebaikan pada posisi yang masih saya mampu lakukan, Inshaa Allah amanah itu saya terima,” tuturnya dan Habib mengajak semua pihak untuk menjaga negara yang kita cinta ini.

Pertemuan MUI dengan H.Sonhaji Ketua PKS Kota Balikpapan beserta strukturnya Ustad H. Nasrul Hamdi, Ustad Asep S, Ustad Slamet Samiadji serta Ustazah Eka Citra berlangsung tidak terlalu lama. Pembicaraan yang disampaikan Habib Mahdar seputar kondisi fisik kantor MUI Balikpapan selama 20 tahun lalu dan saat ini setelah dirinya diamanahkan sebagai Ketua MUI Balikpapan.

Begitu banyak yang perlu dibenahi, namun masih terbatas pada suatu sumber pembiayaan perawatan dan lainnya. Keterbatasan ini membuat Habib Mahdar terus berbuat yang terbaik menjalankan tugasnya bersama Pengurus dan santrinya untuk berbuat agar Kantor MUI bersih dan layak untuk di gunakan. Bahkan 8 bulan terakhir ini persoalan gajih ditanggulangi Habib Mahdar sendiri.
“Kantor MUI ini hampir 20 tahun tidak berfungsi sama sekali, bocor, dipenuhi sampah. Bahkan gajih pegawai selama 8 bulan terakhir ini kita upayakan bayar sendiri dulu. Beban ini tentu sangat berat, tidak seperti yang di bayangkan orang dan ini kami sampaikan apa adanya,” tutur habib yang juga memiliki tanggung jawab atas kelanjutan pesantrennya.

Persoalan ummat juga menjadi perbincangan MUI dengan PKS. Habib Mahdar dalam kepemimpinannya selaku Ketua MUI Kota Balikpapan lebih cendrung memilih sikap edukasi, membuka diskusi komunikasi timbal balik, pendekatan persuasif dan kekeluargaan yang membawa kebermanfaatan menjaga keberagaman, menghormati, dan merekatkan semangat persatuan, silahturahim, ukuwah di negara yang kita cintai.

Sementara Ustad H.Sonhaji menyampaikan pertemuan ini sebagai perekat silahturahim dan meminta pada MUI sebagai lembaga besar yang kita hormati dapat memberikan nasehat, masukan, kolaborasi kepada PKS untuk kebaikan. Disisi lain dalam kesempatan itu pula Ustad Sonhaji menyampaikan salam dari Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. Habib Salim Segaf Al Jufri yang baru didaulat menjadi Ketua Umum Persatuan Ulama Muslim Internasional (International Union of Muslim Scholars) kepada KH. Habib Mahdar Abu Bakar Al Qadri,MA.

“Kami sampaikan bahwa Dewan Pembina Persatuan Ulama Muslim Internasional menunjuk Habib Salim Segaf Al-Jufri untuk menjadi Ketuanya hingga akhir masa jabatan periode saat ini menggantikan mantan ketuanya Syeikh Ahmed Raissouni yang mengundurkan diri baru-baru ini.”kata Ustd .Sonhaji.

Selebihnya dalam sesi dialog terbuka banyak hal yang di sampaikan oleh kedua belah pihak. Banyak potensi ummat Muslim yang ada di Balikpapan perlu mendapat perhatian dan penanganan dengan benar dan baik sebagaimana sebutan nya sebagai kota Madinatul Iman.

“Terimakasih pada PKS yang telah berkunjung bersilahturahim MUI, banyak hal yang telah kita ungkapkan bersama untuk kita Balikpapan. Sebagai penyanggah ibu kota Negara RI nantinya, kita butuh orang-orang baik yang profesional di bidang nya dengan niat dan semangat yang baik dan benar mau bekerja sosial untuk membantu ummat,” harap Habib Mahdar dan diakhir pertemuan dilakukan tukar menukar plakat dan foto bersama. (SIS).

Loading