Abdullloh : Berkas PAW Kader  PKS Akan di Pelajari Dahulu

BALIKPAPAN, SwaraKaltim.com – Ketua DPRD kota Balikpapan Abdulloh membenarkan adanya permohonan yang diajukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada 19 September 2022 lalu, terkait pergantian antar waktu (PAW) kadenya di DPRD kota Balikpapan.

“Kami tidak akan gegabah dalam melakukan proses PAW terhadap Syukri Wahid dan Amin Hidayat. Namun demikian, DPRD akan mempelajari berkas permohonan yang diajukan oleh PKS,” tegas Abdulloh kepada awak media, Senin(10/10/2022).

Abdulloh menjelaskan, pihaknya telah menerima dua berkas baik berkas permohonan dari PKS dan berkas dari anggota dewan yang bersangkutan

“Untuk saat ini masih kami pelajari. Kami terima dua berkas yang pertama adalah berkas dari partai, kemudian berkas dari anggota dewan yang akan digugat untuk di PAW. Ada dua berkas karena ini bersengketa, berbeda status dengan pak Johny Ng dan pak Edy Alfonso, itupun prosesnya butuh sama aku hingga 4 sampai 5 bulan,” kata Abdulloh.

Lanjut Abdulloh, sesuai dengan amanat undang-undang, pihaknya akan melaksanakan proses.

“Nah ini kan bersengketa dengan anggota partai, ada sengketa dan ada upaya hukum masing-masing sehingga kami tidak mau mengambil langkah gegabah. Kami akan pelajari dulu. Tentunya sesuai dengan amanat undang-undang akan kami laksanakan, tapi saya tidak mau gegabah, ceroboh seperti kota yang lain, ketua dewan akhirnya digugat Rp 11 miliar,” ungkapnya.

Terkait masa berlaku permohonan PAW yang diajukan oleh partai politik, dia menyampaikan bahwa sesuai dengan PP 12/2019, kalau tidak diproses oleh Ketua dewan, prosesnya bisa langsung ke wali kota. Tapi tidak bisa langsung kesitu. Karena di atas PP nomor 12 tahun 2019 tersebut masih ada Undang-Undang MD3.

“PP itu hanya mengatur teknis, tapi ada undang-undang yang di atasnya yang lebih tinggi UU MD3, yang menyebutkan bahwa adapun persengketaan yang terjadi di partai politik selama masih ada upaya hukum harus menunggu sampai inkrah. Jadi kalau sudah inkrah baru PP tersebut baru bisa berjalan,” tutupnya.(*/db)

Loading