Kena Efisiensi Anggaran Kedinasan, Hotel Claro Pandurata Sukses Maksimalkan Pasar Sport Tourism

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah yang berdampak pada penurunan kegiatan dinas tidak menghentikan laju bisnis Hotel Claro Pandurata Samarinda. Aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang dikelola oleh BUMD PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KTMBS) ini berhasil beradaptasi dengan mengalihkan fokus pasar ke sektor pariwisata olahraga (sport tourism) dan kegiatan kepemudaan.

Langkah taktis ini terbukti amfibi dalam menjaga tingkat hunian (occupancy rate) serta keterisian ruang pertemuan (event) di tengah pengetatan belanja operasional instansi.
Direktur Utama PT KTMBS, Aji Mohamad Abidharta Wardhana, mengonfirmasi bahwa penyesuaian strategi ini mampu menciptakan tren pendapatan baru yang stabil bagi BUMD.

“Walaupun terjadi efisiensi anggaran, kami senangnya itu karena hotel sekarang lumayan banyak memberikan kontribusi dikarenakan memang banyak event-event olahraga dan kepemudaan, sehingga itu membuat tingkat hunian dan pemesanan event juga meningkat,” ujar Abidharta.

Strategi BUMD dalam mempertahankan reputasi historis bangunan yang dulunya dikenal sebagai Hotel Atlet menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki kompetitor. Manajemen menyediakan lantai dua dan tiga secara khusus untuk menampung rombongan kontingen, lengkap dengan kamar berkapasitas besar.

Kemampuan fasilitas ini dalam mengakomodasi tiga hingga empat orang dalam satu kamar menjadikannya pilihan utama bagi penyelenggara kejuaraan olahraga skala lokal maupun nasional.

“Alhamdulillah dengan adanya label sebagai Hotel Atlet tadi, semua kegiatan olahraga skala daerah maupun nasional banyak diselenggarakan di Hotel Claro Pandurata. Apalagi kita punya satu kamar yang bisa dihuni untuk tiga sampai empat orang. Ini kan tidak bisa diakomodir mungkin dengan kawan-kawan hotel lain,” terangnya.

Pendekatan tersebut membuahkan hasil nyata dengan dipercayanya Hotel Claro Pandurata sebagai akomodasi utama berbagai kejuaraan daerah hingga nasional, seperti Taekwondo, Judo, Bulu Tangkis, dan Catur.

Guna menjaga konsistensi kinerja keuangan hingga akhir tahun, PT KTMBS telah menetapkan Indikator Kinerja Utama (KPI) yang ketat bagi tim manajemen operasional harian di lapangan.

“GM yang kelola di sana dan kita punya target kinerja, mereka pun berupaya untuk mencapai target itu. Angkanya kurang lebih di Rp20 miliar per tahun,” pungkas Abidharta.(DHV)

www.swarakaltim.com @2024