Muhammad Bayu Akhiri Masa Jabatan, Nahwani Fadelan Dipercayakan Nakhodai UMB

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Pergantian pucuk pimpinan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) berlangsung dalam suasana penuh refleksi dan harapan baru. Serah terima kepemimpinan tersebut digelar di Ballroom SM Tower Hotel & Convention, Jalan Teuku Umar, Kecamatan Tanjung Redeb, Senin (28/9/2026).

Rektor UMB periode 2022–2026, Muhammad Bayu, menyampaikan bahwa berakhirnya masa kepemimpinannya bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan universitas sekaligus memastikan keberlanjutan pengembangan kampus.

Menurutnya, posisi rektor merupakan tanggung jawab yang berkaitan erat dengan kepercayaan Persyarikatan Muhammadiyah. Karena itu, kemajuan UMB tidak dapat dibebankan kepada seorang pimpinan saja, melainkan membutuhkan keterlibatan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa serta seluruh unsur yang berada di lingkungan perguruan tinggi.

“Selama masa kepemimpinan saya, sejumlah perhatian diarahkan pada pembenahan manajemen kampus, peningkatan mutu akademik, penguatan kompetensi dosen, pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Beliau.

Bayu juga menekankan pentingnya mempertahankan karakter pendidikan Muhammadiyah dalam setiap proses pengembangan universitas. Oleh karena itu, peningkatan kualitas akademik harus berjalan beriringan dengan pembentukan lulusan yang memiliki integritas, kepedulian sosial dan nilai-nilai keislaman.

“Jadi, hubungan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan berbagai mitra juga dinilai penting agar keberadaan UMB tidak hanya berorientasi pada aktivitas pendidikan, tetapi turut memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah, tambah Bayu lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Beliau turut menyampaikan penghargaan kepada jajaran Persyarikatan Muhammadiyah, pemerintah daerah, civitas akademika hingga pihak-pihak yang selama ini mendukung perjalanan UMB. Bayu juga mengenang peran Prof. Lin yang disebut memberikan dorongan penting ketika dirinya memutuskan mengarahkan pengabdian secara penuh di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.

“Saya mengakui masih terdapat kekurangan selama menjalankan tugas sebagai rektor. Karena itu, saya menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kebijakan maupun keputusan yang belum memenuhi harapan seluruh pihak,” ujar Bayu, dalam paparan terakhiri kepemimpinan dirinya sebagai rektor di UMB.

Tongkat kepemimpinan kemudian diteruskan kepada Nahwani Fadelan. Dalam sambutannya, Rektor UMB yang baru tersebut mengaku menyadari besarnya tanggung jawab yang kini berada di pundaknya. Amanah itu, kata dia, tidak hanya menyangkut kepentingan internal kampus, tetapi juga harapan mahasiswa, orang tua, dosen, tenaga kependidikan, masyarakat dan pemerintah daerah.

Nahwani memandang pengelolaan perguruan tinggi sebagai bentuk pengabdian jangka panjang. Pendidikan, menurutnya, bukan hanya sarana menghasilkan lulusan, tetapi juga bagian dari pengabdian yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

“Fondasi tata kelola yang telah dibangun selama UMB di nakhodai bapak Muhammad Bayu sangat baik tersebut dinilai menjadi pijakan bagi kepemimpinan baru untuk melanjutkan sekaligus memperkuat perkembangan UMB kedepan,” imbuh Nahwani.

Ia kemudian mengajak seluruh unsur kampus untuk tidak menjadikan pergantian Rektor sebagai sekadar perubahan struktur kepemimpinan. Sebaliknya, momentum tersebut harus menjadi titik awal untuk memperkuat kerja bersama antara senat, dekan, program studi, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa.

“Saya harapkan pengembangan UMB ke depan perlu dibangun melalui koordinasi yang kuat sekaligus tetap berpegang pada nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Dengan pola tersebut, kepemimpinan baru diharapkan mampu melanjutkan capaian sebelumnya sembari menjawab tantangan yang semakin kompleks di dunia pendidikan tinggi,” tuturnya.

Pergantian rektor ini lanjut Nahwani, sekaligus menempatkan UMB pada fase baru. Tantangan kepemimpinan dirinya bukan hanya menjaga keberlanjutan program yang telah berjalan, tetapi memastikan tata kelola, mutu pendidikan dan kontribusi kampus terhadap masyarakat Berau terus berkembang. (Nht/Bintang)

www.swarakaltim.com @2024