UMB Tunda Pembukaan Prodi Baru, Fokus Benahi Lima Fakultas

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Rektor baru Universitas Muhammadiyah Berau (UMB), Nahwani Fadelan, belum memprioritaskan penambahan program studi (prodi) maupun fakultas baru dalam waktu dekat. Langkah tersebut diambil karena UMB masih perlu memperkuat kapasitas internal setelah mengalami pengembangan kelembagaan dan kini menaungi lima fakultas dengan 13 program studi. Hal itu disampaikan Beliau saat ditemui di Ballroom SM Tower Hotel & Convention, Jalan Teuku Umar, Tanjung Redeb, Senin (28/9/2026).

“Perkembangan UMB dalam beberapa waktu terakhir cukup signifikan, termasuk bergabungnya STIPER yang kemudian memperkuat Fakultas Pertanian,” ungkap pria kelahiran Rantau itu.

Kebetulan juga tambah Nahwani, UMB kini telah memiliki Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik dan Konservasi, Fakultas Hukum, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Kondisi tersebut membuat pembenahan terhadap struktur dan kapasitas yang ada menjadi pekerjaan awal sebelum kampus kembali melakukan ekspansi

Menurutnya, pembukaan prodi baru tidak cukup hanya berdasarkan kebutuhan atau peluang pasar pendidikan. UMB harus memastikan kesiapan sarana, sumber daya dan kemampuan pengelolaan sebelum menambah beban akademik baru.

“Kita benahi dulu yang sudah ada dan melihat kemampuan kita. Setelah kapasitasnya siap, baru kita menentukan pengembangan berikutnya,” ujar Nahwani lagi.

Meski demikian, rencana membuka Program Studi Kepariwisataan masih menjadi salah satu opsi pengembangan UMB. Namun, realisasinya bergantung pada kesiapan fasilitas yang akan digunakan. Nahwani menegaskan, penyediaan tempat menjadi tahapan penting sebelum program tersebut dibuka, sehingga ekspansi UMB tidak dilakukan terburu-buru dan tetap disesuaikan dengan kemampuan universitas.(Nht/Bintang)

Nb: Foto Rektor UMB Nahwani Fadelan

www.swarakaltim.com @2024