Pengelolaan Stadion, Isran : Ingin Nyaman Dilihatkah atau Bermanfaat Bagi Masyarakat

Caption: Lahan Stadion Utama Palaran ditanami buah-buahan

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Pemprov Kaltim selama kepemimpinan Gubernur dan Wagub Kaltim Dr H Isran Noor-H Hadi Mulyadi terus berbenah dalam berbagai bidang pembangunan yang dimiliki Pemerintah Provinsi. Tak terkecuali dalam pengembangan Komplek Stadion Utama Palaran Samarinda.

Memang, dalam beberapa tahun terakhir kondisi tersebut tampak kurang nyaman dilihat, karena banyaknya semak belukar di sekitaran Stadion Utama Palaran. Namun demikian, kondisi tersebut kini pelan-pelan telah dibenahi OPD terkait dalam pengelolaan itu. Mulai membersihkan pinggiran pagar stadion hingga merintis semak-semak yang telah tumbuh tinggi.

Alhasil, hingga sekarang ketika masyarakat melintasi Stadion Utama Palaran, maka kondisinya akan berbeda, yaitu telah bersih dan juga telah di tanam tanaman berat, yaitu buah-buahan lokal. Mulai elai, mangga, rambutan, kelengkeng, jambu, jeruk, durian dan elai.

“Kondisi ini dilakukan, bukan pemerintah ingin pengelolaan stadion hanya nyaman dilihat, tetapi bagaimana pengelolaan stadion itu bermanfaat bagi masyarakat. Jadi, prinsipnya, apakah ingin nyaman dilihat saja atau bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, ketika kondisi tersebut wajib mendapat perhatian, maka Pemerintah Provinsi sangat komitmen untuk memperhatikan itu,” ucap Gubernur Kaltim Isran Noor baru-baru ini didampingi Kadispora Kaltim Agus Tianur dalam berbagai kesempatan.

Selanjutnya, secara bertahap dan pelan-pelan dalam pengelolaan dan pengembangan Stadion Utama Palaran. Karena, ini adalah asset pemerintah provinsi, maka tetap menjadi perhatian serius oleh Pemprov Kaltim. Namun demikian, untuk secara khusus memfokuskan pengembangan pembangunan stadion tersebut agar lebih baik, tentu tidak mudah.

Sebab, lanjut Isran, selain dengan kondisi alokasi anggaran Kaltim tidak hanya harus fokus pada satu pembangunan saja, yaitu stadion, maka pelan-pelan Pemprov membenahi kondisi itu. Karena, banyak juga fasilitas umum yang perlu diperhatikan atau kebutuhan dasar masyarakat. Misal, tempat ibadah, sekolah, fasilitas kesehatan masyarakat.

“Alhamdulillah saat ini OPD terkait di lingkungan Pemprov Kaltim sudah saling bekerja sama. Contohnya, Dispora Kaltim dengan Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura telah menyumbangkan bibit pohon buah-buahan kurang lebih 500 bibit bahkan sudah berbuah. Kemudian BPSDM juga menyumbangkan 250 bibit pohon. Terakhir Dinas Kehutanan 5.000 bibit pohon,” jelasnya.

Melalui kerja keras tersebut, Isran memohon doa seluruh masyarakat Kaltim, agar semua yang ditanam itu hidup dan bisa terawat dengan baik, maka ke depan, selain stadion itu untuk masyarakat berolahraga, tetapi menjadi wisata buah untuk masyarakat.

Selain itu, agar mendukung kegiatan masyarakat di sekitar Stadion Palaran, maka tahun ini dibangun jogging track kurang lebih panjangnya 3 kilometer dengan lebar 1,5 meter dengan mengelilingi sepanjang stadion utama.

Menurut Isran, Stadion Utama Palaran siapa bilang hingga sekarang tidak bermanfaat atau berfungsi. Prinsipnya, lanjut Isran, kondisi stadion masih fungsional. Kecuali usianya setengah abad bisa saja terjadi. Bahkan, setiap penyelenggaraan Porprov, terutama cabang olahraga senam. Di mana pun penyelenggaranya, maka pertandingannya di Stadion Utama Palaran Samarinda.

“Jadi, jika dibilang tidak berfungsi yang tidak juga, masih berfungsi. Lapangan softball masih bagus. Hanya saja, ada alternatif di Segiri yang masih berfungsi, maka kondisi tersebut tak digunakan. Selanjutnya, apakah saat ini harus dialokasikan anggaran besar agar nyaman dilihat, kemudian berhasil nyaman dilihat. Apakah ke depan itu berfungsi dan bermanfaat, maka belum tentu,” jelasnya. (aya/sk)

Loading