Bupati Akan Naikkan Nominal BLT Bagi Fakir Miskin, Yatim Piatu Dan Lansia Terlantar Menjadi Rp 300 Ribu

Foto suasana penyerahan BLT oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan Foto bersama

TANJUNG REDEB, swarakaltim.com – Salah satu 18 program unggulan Bupati Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Berau Gamalis, yaitu Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi fakir miskin, yatim piatu, dan orang tua jompo (lansia) yang terlantar disalurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Sosial (Dinsos) untuk 4 kecamatan dengan 10 kelurahan bertempat di gedung Dinsos Jl Pemuda Kecamatan Tanjung Redeb, Jumat (14/04/2023).

Pada kesempatan itu Bupati yang turut langsung menyalurkan BLT mengatakan, bahwa ketika ada kemampuan anggaran yang cukup memungkinkan maka, dirinya akan menaikkan angka BLT dari Rp 250 ribu per bulan menjadi Rp 300 ribu per bulan. Untuk itu, agar pemberian bisa dilakukan secara maksimal dan tepat sasaran, Sri Juniarsih mendorong kerjasama dari para RT maupun Lurah untuk bergerak memastikan data akurat baik jumlah fakir miskin, yatim piatu maupun lansia.

“Jadi Bantuan sosial (Bansos) berupa BLT yang hari ini (Jumat) diberikan adalah berupa buku tabungan dengan nilai Rp 750 ribu untuk tiga bulan yang diterima oleh 200 anak yatim dan 700 lansia kurang mampu dan terlantar dari 10 kelurahan se-Kecamatan Tanjung Redeb,” jelas Bupati. Hal itu sebagai bentuk kepedulian Pemerintah daerah terhadap masyarakat rentan. Sehingganya, berapa pun jumlah yang diberikan diharapkan tidak mengurangi semangat untuk terus berbagi dan saling menghargai antar sesama.

“Saya menekankan untuk 13 kecamatan ini benar-benar memberikan data yang akurat mengenai jumlah data lansia dan yatim piatu, agar dana ini bisa menyebar secara luas dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Saya berpesan kepada jajaran Dinas Sosial untuk terus melakukan pembaharuan dan pemutakhiran data, sembari terus memberikan pendampingan serta pemberdayaan masyarakat dengan program terpadu,” papar Sri Juniarsih lagi. 

Sementara itu ditempat yang sama Kepala Dinas Sosial Iswahyudi mengatakan,  untuk sasaran penerima manfaat ini bagi yatim piatu dan lansia tidak mampu yang merupakan warga di 10 Kelurahan diantaranya berada di Kelurahan Tanjung Redeb, Bugis, Gayam, Karang Ambun, Gunung Panjang, Bedungun, Teluk Bayur, Rinding, Sambaliung, dan Gunung Tabur.  “Jadi, untuk bantuan yang ditangani Dinsos itu ada 4 Kecamatan atau 10 Kelurahan. Sedangkan, untuk yang di Kampung itu ditangani oleh Alokasi Dana Kampung (ADK),” tutur Iswahyudi.

Dikatakannya juga, untuk bantuan sosialnya diberikan dalam bentuk uang yang pencairannya disalurkan melalui transfer Bank ke rekening penerima Bank BPD Kaltimtara cabang Tanjung Redeb setiap triwulan dengan sebesar Rp 250 ribu per orang per bulan. “Sehingga setiap triwulannya dan setiap orangnya menerima sebesar Rp 750 ribu. Semoga bantuan sosial ini dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan dasar hidupnya sehari-hari,” katanya.

Adapun bagi salah satu penerima BLT dari lansia yang bernama nenek Zahra usia 65 tahun dari salah satu warga Tanjung Redeb, RT 11 menyampaikan ucapan terima kasih dan berharap akan mendapat kembali bantuan kedepannya. “Alhamdulillah, semoga kedepannya mendapatkan bantuan lagi dan kita juga terus berdoa,nominal bantuan seiring serba naiknya harga barang barang akibat kenaikan BBM, nominal BLT kami teriam dinaikkan juga sebagaimana info Bupati,” ucap Zahra. (Nht/Asti)

Bagikan:

Related posts