Wagub Letekan Batu Pertama Pembangunan SMKN 2 Samarinda

Loading

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi didampingi Kepala SMK Negeri 2 Samarinda Fauzi meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Bahrul Ulum SMK Negeri 2, Jalan A Wahab Syahranie Kelurahan Air Putih Samarinda, baru-baru ini.

Atas nama Pemerintah Provinsi Kaltim Hadi Mulyadi menyambut baik dan mengucapkan selamat atas dimulainya pembangunan masjid di lingkungan SMKN 2 ini. Dengan harapan masjid ini nantinya bermanfaat sekaligus sebagai penambah sarana ibadah di lingkungan SMA Negeri 2 Samarinda.

“Ikhtiar membangun dan memakmurkan masjid merupakan perintah agama. Rasulullah SAW pun menganjurkan kepada umatnya untuk membangun masjid dimana saja mereka berada,” kata Wagub Hadi Mulyadi.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, lanjut Wagub Hadi Mulyadi sangat serius dalam dunia pendidikan untuk menciptakan SDM yang andal dan berdaya saing. Namun untuk urusan pembangunan masjid memang tidak ada nomenklatur pembangunan masjid.

Bila ingin membangun ASN yang berakhlak, setiap sekolah itu dibangun rumah ibadah. Salah satunya adalah masjid atau musala yang memadai.

“Oleh karena itu, yang terjadi, setiap sekolah dengan kreatifitasnya, dengan ketulusannya, dan dengan kerja kerasnya membangun masjid sesuai dengan kemampuannya. Salah satunya pembangunan masjid yang dilakukan SMKN 2 Samarinda,” tandasnya.

Hadi Mulyadi menambahkan, kalau ingin membangun rumah Allah, membangun rumah ibadah, syaratnya adalah niat dan tulus dan ikhlas, maka akan selalu ada jalan keluar.

Syarat yang pertama tulus dan ikhlas, lanjut Wagub. Syarat kedua mau bekerja keras, ketiga pengurus jangan becakut (ribut), harus transparansi dan semua harus menyumbang, sedikit atau banyak yang menyumbang jangan dilihat nilainya. Kata Rasulullah SAW tidak akan miskin orang yang bersedekah.

“Dengan kita bersedekah, akan memotivasi atau memancing yang lainnya ikut menyumbang atau bersedekah juga. Oleh karena itu saya juga akan menyumbang Rp25 juta. dengan harapan pastikan semua siswa-siswi, semua guru harus menyumbang, berapapun nilainya, sehingga dengan begitu ada rasa memiliki, dan pahala bagi semuanya,” kata Wagub Hadi Mulyadi. (aya/sk)