Atasi Antrian Panjang, DPRD Sarankan Ada SPBU Yang Buka 24 Jam

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Hingga saat ini sangat di sayangkan belum ada SPBU yang buka 24 jam. Baik SPBU yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Sambaliung maupun Teluk Bayur.

“Apabila ada yang buka 24 jam, kemungkinan besar antrian panjang yang mewarnai setiap SPBU yang beroperasi bisa berkurang. Bahkan ada kemungkinan itu menjadi solusi atasi antrian tersebut,” kata Ketua DPRD Kabupaten Berau, Madri Pani.

Hal tersebut tambah beliau, juga bisa menjadi solusi menekan adanya para pengetap. Karena ada kemungkinan penyebab antrian selalu terjadi akibat berulang kalinya para pengetap melakukan pengisian.

“Aktifitas para pengetap itu tidak salah, sebab melalui usaha mereka dengan mengecer BBM baik jenis pertalite maupun pertamax memudahkan masyarakat yang mencari BBM ditengah malam. Lantaran tidak ada layanan SPBU yang buka 24 jam di daerah kita tercinta ini,” papar Madri.

Sebab lanjut Petinggi di lembaga legeslatif Bumi Batiwakkal tersebut, jika pengetap dihilangkan maka akan berdampak luas pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena tidak sedikit pengetap yang menggantungkan hidupnya dari menjual BBM secara eceran.

“Nah karena yang mau kita carikan solusi saat ini terkait antrian yang selalu mengular, jadi khusus pengetap sebaiknya dibuatkan aturan agar tertib dalam mengisi BBM. Kemudian persiapkan SPBU yang siap buka sampai 24 jam,” gagas beliau.

Masih menurut Tokoh Politik Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu, tetapi akan percuma ada SPBU buka 24 jam, pengetap ditertibkan, kalau kuota BBM Bumi Batiwakkal tidak juga ditambah.

“Jadi harus dicari benang merahnya dengan cara diukur dan dikaji secara mendalam seberapa konsumtifnya masyarakat dalam menggunakan pertalite dan solar. Karena antrian terus terjadi hingga terkadang mengganggu lalu lintas disetiap ada SPBU yang beroperasi,” terang Orang nomor satu di DPRD Berau itu.

Besar harapan dirinya, Pemerintah daerah bisa mempertimbangkan usulan tersebut dan melakukan kajian ulang terhadap persoalan yang terjadi agar tidak mengorbankan masyarakat serta memberatkan pengusaha SPBU. Keseriusan dirinya menyikapi antrian panjang di setiap SPBU beberapa bulan terakhir ini, sehingga meminta Bupati untuk duduk bersama dengan pelaku usaha terkait kebutuhan BBM di Berau.

“Kita bahas bersama, pertimbangkan usulan kami solusikan dengan adanya SPBU yang buka 24 jam. Jangan sampai kalau terus kita diamkan kondisi ini nantinya berdampak terhadap perekonomian masyarakat menjadi anjlok begitu juga dengan pihak SPBU yang merasa diberatkan. Jadi mari kita bersama sama yakni Pemerintah, DPRD, Forkopimda dan pengusaha untuk bertemu bahas guna evaluasi mendalam hal antrian BBM di Kota Sanggam ini,” pungkas Madri Pani. (Adv/Nht)

Loading