Samarinda Jadi “Rujukan” Universitas Putera Malaysia, Saling Bertukar Gagasan Soal Kesehatan

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Pemerintah Kota Samarinda menyambut kedatangan Universitas Putra Malaysia dalam kunjungan Faculty of Medicine and Health Science UPM di Ruang Mangkupelas Balaikota Samarinda pada Senin (19/2/2024).

Kunjungan ini akan menjadi gerbang kerjasama antara Universitas Putera Malaysia dan Pemerintah Kota Samarinda dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

“Semoga Universitas Putera Malaysia dapat menjalin kerjasama dengan kami dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Kota Samarinda,” harapnya,” ujar Asisten II Kota Samarinda, Sam Saimun, yang mewakili Walikota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan harapannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismid Kusasih menyatakan keterbukaan pemerintah dalam menjalin kerja sama yang lebih lanjut dengan UPM. Dirinya juga mengaku bangga Samarinda menjadi kota tujuan kunjungan oleh para akademisi kesehatan Negeri Jiran itu.

“Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Samarinda, kami sangat terbuka untuk menjalin kerja sama lanjutan dengan Universitas Putra Malaysia. Kami juga bangga menjadi salah satu tujuan kunjungan dari UPM, sehingga kinerja kami, khususnya di bidang kesehatan, dapat menjadi objek studi banding bagi mereka,” ujar Ismid Kusasih.

Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara kedua pihak, diharapkan tercipta inovasi dan strategi yang lebih baik dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat, tidak hanya di Samarinda tetapi juga di wilayah sekitarnya.

Sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Timur sekaligus Kota Penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) Pemkot Samarinda terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan berkolaborasi dengan akademisi.

Dimana Samarinda telah aktif selama tiga tahun melaksanakan Program Doctor On Call yang ditujukan untuk kondisi darurat, lansia, dan balita di Kota Samarinda. Program ini didasarkan pada Perwali No. 4 Tahun 2022 dan telah terintegrasi dengan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) berdasarkan PMK No. 19.

Sunarti, Ketua Kegiatan Akademik Caching antara Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) dan Universitas Putera Malaysia (UPM), menjelaskan bahwa kehadiran UMP di Samarinda adalah bagian rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 18 hingga 25 Februari.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan selama seminggu, dari tanggal 18 hingga 25 Februari. Tujuannya adalah untuk mengimplementasikan program di bidang tri darma, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” tambahnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas UPM datang ke Samarinda, tetapi juga melibatkan mobilisasi mahasiswa dan dosen dari UMKT ke UPM. Bahkan, kolaborasi lintas negara ini telah dimulai sejak tahun lalu.

“Dalam ranah pendidikan, kami memiliki program seminar serta kehadiran visiting professor, di mana dosen dari UMKT akan memberikan kuliah di UPM, dan sebaliknya, dosen dari UPM akan memberikan kuliah di UMKT,” ungkap Sunarti.(dho)

Loading