Meledaknya Kapal Pengangkut Sembako Dan LPG Melon Gegerkan Warga Bedungun

TANJUNG REDEB, swarakaltim.com – Seketika warga Jalan Gatot Subroto, Tanjung Redeb panik, akibat suara menggema, terlebih rumah rumah warga sampai berguncang. Ternyata ada ledakan dasyat terjadi pada kapal pengangkut kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) termasuk LPG melon, tengah bersandar di dermaga darurat pinggiran sungai Segah di belakang Masjid Mardhatillah, Kelurahan Bedungun, Jumat (1/3/2024) malam.

Akibat ledakan tersebut tidak menelan korban jiwa, akan tetapi ada dua orag yang merupakan awak kapal harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul rifai (RSUDAR) karena mengalami luka bakar cukup serius. Nampak beberapa sembako beserta tabung melon yang jumlahnya mencapai ratusan mengapung di sungai segah. Dari kejadian itu juga menyababkan kaca Masjid Mardhatillah sebanyak 2 daun jendela mengalami pecah.

Menurut keterangan Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Novita mengatakan ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WITA. Saat menerima laporan, personel Polsek Tanjung Redeb langsung ke TKP. Namun belum bisa menginformasikan pasti penyebab mengapa kapal itu meledak. Tepai dugaan sementara ledakan berasal dari tabung gas elpiji 3 kilogram yang ada di dalam kapal tersebut.

“Jadi akibat ledakan tersebut, dua orang merupakan awak kapal benar mengalami luka bakar serius berinisial SA dan SU, saat ini telah mendapatkan perawatan secara intensif di RSUDAR. Sedangkan 1 kru kapal lainnya berinisial JH, yang tidak mengalami luka dan berada di TKP, yang kami mintai keterangan. Pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti ledakan tersebut dan meminta keterangan saksi -saksi,” jelasnya.

Sementara itu keterangan Direktur RSUD Abdul Rivai, dr Jusram menjelaskan,  bahwa kedua pasien tersebut mengalami luka bakar yang cukup serius baik korban yang berusia 42 tahun maupun yang 17 tahun. “Karena persentase luka bakar diderita korban kapal meledak hampir disekujur tubuh maka akan memakan waktu lama untuk sembuh total,” jelasnya.

Lanjut Jusram, terkaitbekas luka bakar pasti berbekas. Namun syukurnya kondisi korban memiliki kesadaran yang baik. Dan sejauh ini sudah mendapat pendampingan dari pihak keluarga. “Mudah mudahan dengan kondisi saat ini dimana korban memiliki kesadaran yang baik, ditunjukkan dengan mereka bisa berkomunikasi dengan baik, bisa mempercepat kesmebuhan mereka,” imbuhnya, Sabtu (2/3/2024). (Nht/Day)