DPRD Berau Apresiasi Atas Capaian Program OPD

Foto Sekwan Berau, Abdurrahman U saat menyerahkan rekomendasi DPRD atas LKPj Bupati ke Ketua DPRD, Madri Pani

TANJUNG REDEB, Swarakaltim.com – Kembali mengulas tentang rekomendasi DPRD Kabupaten Berau terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawabn (LKPj) Bupati tahun 2023 yang disampaikan Sekretaris Dewan (Sekwan) Berau, Abdurrahman U beberapa waktu lalu.

Kali ini terkait capaian program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya yang direalisasikan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang). Dalam laporan yang disampaikan saat rapat PARIPURNA, terdapat dua kegiatan yang direncanakan, yaitu Program Perencanaan dan Pengendalian serta Evaluasi Pembangunan Daerah.

Dimana capaian presentase konsistensi program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) mencapai 100 persen, menunjukkan komitmen yang kuat dalam perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah. “Namun, perlu juga diperhatikan program koordinasi dan sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah untuk rata-rata capai program pembangunan sebesar 100 persen,” ujar Madri Pani.

Selain itu, melalui rekomendasi juga menyoroti kinerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) terkait program pengelolaan keuangan daerah. “Dengan tercapainya opini Wajar Tampa Pegecualian (WTP) terhadap laporan keuangan Tahun Anggaran (TA) 2023 merupakan langkah positif dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah,” katanya.

Lanjut Abdurrahman, Dewan juga mendorong Pemerintah daerah untuk menggali sumber pajak dari pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan daerah. Evaluasi kinerja Perusahaan Daerah (Perusda) juga perlu segera dilakukan untuk memastikan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan aset daerah.

Disamping itu, DPRD juga menekankan perlunya evaluasi kinerja Perusahaan Daerah (Perusda) untuk memastikan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan aset daerah. Dan juga harus menggali potensi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penyertaan modal kepada Bank Kaltimtara untuk meningkatkan pendapatan daerah. (Adv/Nht/Day)

Loading