Sky House Mercure Reborn

Rooftop Dining Tertinggi di Samarinda Kini Lebih Ramah untuk Semua

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Setelah enam bulan menjalani proses renovasi dan penataan ulang, Sky House Rooftop Dining & Lounge resmi kembali hadir dengan wajah baru. Berlokasi di lantai 17 dan 18 Hotel Mercure Samarinda, restoran rooftop tertinggi di Kota Tepian ini kini tampil lebih luas, hangat, modern, dan terbuka untuk semua kalangan.

Nuansa baru langsung terasa begitu memasuki area Sky House. Desain interior yang lebih terang dan nyaman dipadukan dengan panorama 360 derajat Kota Samarinda menjadi daya tarik utama yang ingin ditawarkan kepada para pengunjung.

General Manager Mercure Samarinda dan Ibis Samarinda, Seto Marsono, mengatakan perubahan paling signifikan dari Sky House terletak pada desain dan tata ruang yang kini jauh lebih lapang dibandingkan sebelumnya.

“Yang paling signifikan tentu dari segi desain dan ruang. Sky House sekarang memiliki space yang lebih besar, baik di lantai 17 maupun lantai 18. Dengan ruang yang lebih luas, kami memiliki lebih banyak pilihan untuk tamu yang ingin mengadakan berbagai event,” ujarnya saat acara reopening Sky House, Senin (22/6/2026).

Menurut Seto, konsep baru tersebut sengaja dirancang agar Sky House tidak hanya menjadi destinasi kuliner, tetapi juga dapat berfungsi sebagai venue untuk berbagai kegiatan, mulai dari perayaan ulang tahun, gathering, acara perusahaan, hingga pesta pernikahan.

Saat ini, Sky House memiliki kapasitas sekitar 130 tamu di lantai 17 dan 92 tamu di lantai 18. Jumlah tersebut masih dapat disesuaikan sesuai kebutuhan apabila digunakan untuk kegiatan khusus atau event berskala lebih besar.

Meski tampil dengan konsep baru, Sky House tetap mempertahankan identitas kulinernya melalui sajian western cuisine yang selama ini menjadi favorit para tamu.

“Untuk menu sebenarnya tidak banyak berubah. Steak-steak andalan kami masih tetap ada, begitu juga berbagai pilihan menu western lainnya. Namun sekarang kami hadirkan dengan presentasi yang lebih modern, lebih menarik, dan tentunya lebih Instagramable,” jelasnya.

Selain menghadirkan area indoor yang lebih luas, Sky House juga tetap mempertahankan area terbuka di lantai 18 dengan tata letak baru yang memberikan pengalaman menikmati pemandangan kota dari ketinggian secara lebih maksimal.

Menurut Seto, salah satu tujuan utama dari perubahan konsep ini adalah menghilangkan kesan bahwa Sky House hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu.

“Kami ingin menghadirkan suasana yang tidak terlalu formal seperti sebelumnya. Sekarang lebih warm, lebih terang, dan lebih nyaman. Kalau dulu mungkin ada kesan Sky House identik dengan tempat yang high class. Sekarang semua orang bisa menikmati suasana di sini,” katanya.

Pemandangan matahari terbenam menjadi salah satu pengalaman yang paling diunggulkan. Karena itu, Sky House mulai beroperasi sejak pukul 17.00 Wita agar pengunjung dapat menikmati suasana senja sebelum berlanjut ke panorama lampu-lampu Kota Samarinda pada malam hari.

“Dari jam lima sore, pengunjung sudah bisa menikmati sunset yang sangat bagus dari lantai 17 maupun lantai 18. Malam harinya juga menawarkan pemandangan kota yang menarik. Bahkan sekarang kami buka lebih lama, sampai pukul 01.00 dini hari,” tambah Seto.

Sementara itu, Brand Owner sekaligus F&B Manager Sky House, Cheny Claudia Fuad, menjelaskan pembaruan yang dilakukan tidak hanya menyentuh desain dan atmosfer restoran, tetapi juga pengalaman kuliner yang ditawarkan kepada para tamu.

“Kami tetap mengusung konsep western cuisine yang disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia. Pemilihan menu maupun bahan baku dilakukan secara sangat selektif agar kualitas setiap hidangan tetap terjaga,” ujarnya.

Selain aneka steak dan pasta, Sky House juga tetap menyediakan sejumlah menu bercita rasa lokal yang dikemas dengan sentuhan lebih modern. Sementara di lantai 18, pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan tapas yang cocok untuk menemani suasana santai bersama keluarga maupun kolega.

Tak hanya itu, beberapa menu unggulan juga akan disajikan dengan sentuhan teatrikal langsung di hadapan tamu. Konsep ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman bersantap yang lebih interaktif, personal, dan berkesan.

Ke depan, manajemen juga tengah menyiapkan berbagai program promosi, termasuk menu harian dan mingguan, guna memperkenalkan lebih luas ragam sajian yang tersedia di Sky House kepada masyarakat Samarinda.

Seto berharap kehadiran wajah baru Sky House dapat menjadi alternatif destinasi kuliner sekaligus ruang berkumpul yang nyaman bagi masyarakat Kota Tepian.

“Harapan kami, Sky House bisa menjadi pilihan baru bagi warga Samarinda. Tidak hanya untuk menikmati makanan, tetapi juga untuk berkumpul, menikmati sunset, melihat pemandangan kota di malam hari, dan merasakan pengalaman yang berbeda dari tempat lainnya,” pungkasnya.(dho)

www.swarakaltim.com @2024