SAMARINDA, Swarakaltim.com – Sebanyak 500 atlet dari tujuh daerah dipastikan ambil bagian dalam Kebundesa Open Fun Swimming dan Kejuaraan Renang Antar Pelajar 2026 di Kolam Renang Agrowisata Kebun Desa, Tanah Merah, Samarinda, pada 15–16 Agustus 2026. Hingga pendaftaran ditutup, panitia mencatat sebanyak 3.170 nomor lomba yang akan diikuti para atlet.
Para peserta berasal dari Kota Samarinda, Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kota Bontang, Kabupaten Berau, hingga Kabupaten Barito Timur.
Kejuaraan ini merupakan pelaksanaan kedua setelah event perdana sebelumnya mendapat respons positif dan dinilai sukses. Tahun ini, ajang kembali digelar dengan semangat memperluas kesempatan bertanding bagi atlet-atlet muda, khususnya mereka yang belum pernah meraih juara di tingkat provinsi.
Ketua Panitia Kebundesa Open Fun Swimming 2026, Fitri Handayani, mengatakan tingginya animo peserta menunjukkan olahraga renang memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Menurutnya, kejuaraan ini sekaligus menjadi ruang bagi atlet yang belum memiliki kesempatan meraih prestasi di tingkat provinsi untuk mendapatkan pengalaman dan menunjukkan kemampuan.

“Ini kegiatan yang sangat positif. Selain menjadi bagian dari semarak HUT Kemerdekaan, kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi anak-anak dan pelajar untuk berkompetisi. Dari sini kita bisa melihat potensi dan bakat mereka sekaligus memberikan pengalaman bertanding sejak usia dini,” ujar Fitri.
Ia menjelaskan, konsep kejuaraan memang tidak semata-mata mengejar atlet yang sudah memiliki banyak prestasi. Kesempatan bertanding juga diberikan kepada atlet yang masih dalam proses pembinaan dan belum pernah mencatatkan juara di tingkat provinsi.
“Yang kita harapkan, anak-anak yang belum pernah juara di tingkat provinsi ini punya ruang untuk bertanding, mengukur kemampuan, dan membangun kepercayaan dirinya. Mereka tidak boleh merasa bahwa hanya atlet yang sudah berprestasi yang bisa ikut kompetisi,” katanya.

Menurut Fitri, pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan. Kompetisi yang digelar secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam membentuk mental bertanding, kedisiplinan, sportivitas, sekaligus mengukur perkembangan kemampuan atlet.
“Yang paling penting adalah memberikan pengalaman kepada anak-anak. Mereka belajar bertanding, belajar disiplin, menjaga sportivitas dan berani menunjukkan kemampuan. Dari proses seperti inilah nantinya akan lahir atlet-atlet yang bisa membawa nama daerah,” ujarnya.
Kebundesa Open Fun Swimming 2026 mempertandingkan berbagai kelompok usia, mulai dari kelompok umur (KU) 1 usia 16–18 tahun, KU 2 usia 14–15 tahun, KU 3 usia 12–13 tahun, KU 4 usia 10–11 tahun, KU 5 usia 8–9 tahun, hingga kategori pemula usia tujuh tahun ke bawah.
Selain kategori kelompok umur, panitia juga membuka kategori prestasi untuk tingkat SD, SMP, serta SMA/umum. Beragam nomor renang dipertandingkan, di antaranya gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, gaya kupu-kupu, serta nomor papan, fins, fins + papan, dan fins + snorkel.
Dengan total 3.170 nomor lomba, setiap atlet memiliki kesempatan mengikuti sejumlah nomor pertandingan sesuai kategori dan kemampuan masing-masing.
Fitri berharap pelaksanaan event kedua ini dapat semakin memperkuat keberlanjutan pembinaan renang sekaligus menjadi agenda yang memberikan manfaat bagi atlet, keluarga, dan masyarakat.
“Semakin banyak anak yang ikut, semakin bagus untuk pembinaan. Mereka tidak hanya mengejar juara, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan motivasi untuk terus berlatih,” ungkapnya.
Ia juga melihat kegiatan tersebut memiliki potensi untuk mempertemukan olahraga dengan sektor pariwisata. Kehadiran peserta dari tujuh daerah bersama orang tua dan pendamping dapat ikut menggerakkan aktivitas ekonomi sekaligus memperkenalkan potensi wisata di Samarinda.
“Kita berharap kegiatan ini bisa terus berkembang. Ketika peserta datang dari berbagai daerah, tentu bukan hanya atlet yang datang, tetapi juga keluarga dan pendamping. Ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Samarinda sekaligus menggerakkan aktivitas masyarakat,” pungkas Fitri.(dho)